Kehidupan Universitas

Beasiswa Tanoto Fundation Seleksi Mahasiswa Medan

Tonoto Foundation, yayasan yang konsentrasi menanggulangi kemiskinan lewat pendidikan, pemberdayaan, serta penambahan kualitas hidup, mengadakan Expo National Champion Scholarship di Pendopo Kampus Sumatera Utara (USU), tempo hari.

Head Of Scholarship Tanoto Fundation, Tonny Viktor, menyampaikan, Expo National Champion Scholarship ini adalah yang pertama-tama diselenggarakan. Pekerjaan ini mempunyai tujuan supaya beasiswa yang semenjak tahun 2006 mereka beri, dapat di ketahui oleh beberapa siswa serta mahasiswa di Sumatera Utara (Sumut). “Kita lihat ketertarikan pelajar besar sekali menghadiri pekerjaan ini. Minggu ini (tempo hari) kami titel di Medan, satu pekan lagi di Jambi, serta dua minggu lalu diselenggarakan di Pekanbaru, Riau. Menjadi, pendaftaran beasiswa ini bisa dibarengi pelajar serta mahasiswa di Sumut, Jambi, serta Riau,” katanya pada wartawan di Pendopo USU Medan, tempo hari.

Baca juga: Jurusan di UNTAN

Dia mengatakan, tahun depan akan memberi beasiswa 230 untuk nonikatan dinas serta 40 beasiswa untuk ikatan dinas. Beasiswa nonikatan dinas ini dibagi lagi, yaitu terdiri atas 200 untuk sarjana, serta 30 untuk pascasarjana. Beasiswa ini dapat dibarengi pelajar serta mahasiswa di semua Indonesia. Mereka yang mendaftarkan akan diseleksi berdasar pada nilai akademis, psikotes, serta interview . Peserta yang lulus nanti dipandang karyawan serta telah digaransi akan dipekerjakan.

Untuk nonikatan, Tonoto Foundation bekerja bersama cukup dengan sembilan kampus di Indonesia, yakni Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Tehnologi Bandung (ITB), Kampus Gadjah Mada (UGM), Kampus Hasanuddin (Unhas), Kampus Indonesia (UI), Kampus Jambi (Unja), Kampus Mulawarman (Unmul), Kampus Riau (Unri), serta USU. “Sedangkan beasiswa ikatan dinas kami bekerja bersama dengan 28 kampus serta spesial di Medan cuma delapan kampus.

Mereka juga bisa pilih kampus swasta, dapat di Kampus Islam Sumatera Utara (UISU), Kampus Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Kampus Methodist atau Kampus HKBP Nommensen. Demikian juga jurusan, yang terpenting yang terkait dengan pertanian, kehutanan, tehnik kimia, elektro, sosial, ekonomi, manajemen, akuntansi. Intinya pas dengan usaha kami,” katanya.

Walau masih tetap termasuk lama, lanjut Tonny, pihaknya ingin mengenalkan yayasan Tonoto Fooundation mengenai visinya untuk menyejahterakan penduduk lewat pendidikan. “Mereka dapat lihat dengan on-line . Hari ini (tempo hari) gongnya buka beasiswa, mereka dapat masukan data pribadi serta kami akan kirimkan aplikasinya kelak. Lalu baru kami seleksi,” katanya.

Baca juga: Jurusan di POLNEP

Deputi Program Tonoto Foundation, Margareth Ari Widowati, memberikan, proses seleksi National Champion Scholarship ini terdiri atas tiga step. Pertama, Tonoto Foundation akan memilih kelengkapan administrasi serta dokumen yang diisyaratkan. Ke-2 , tes psikologi, Ke-3, interview . “Kalau ada aplikasi dengan dokumen yang tidak komplet atau prestasi akademi pelamar yang tidak penuhi kriteria, dengan automatis aplikasi itu dinyatakan gugur,” tuturnya.

Sesaat Pembantu Rektor (PR) III USU, Raja Bongsu Hutagalung, menyongsong baik ada Expo National Champion Scholarship yang diadakan Tonoto Foundation ini. Karena, banyak pelajar serta mahasiswa yang akan tahu langsung info mengenai beasiswa dari yayasan itu.

Mahasiswa dan Warga Bentrok, 1 Sepeda Motor Dibakar

Mahasiswa Kampus Muhammadyah Makassar ikut serta benturan dengan beberapa orang tidak diketahui di muka kampusnya Jalan Sultan Alauddin Makassar, Sabtu (8/11/2014).

Baca juga: Biaya Kuliah UNMPendaftaran UNM

Tidak ada korban jiwa dalam momen ini akan tetapi beberapa sepeda motor punya mahasiswa dirusak serta dibuang ke selokan.

Bahkan juga salah satunya sepeda motor dibakar akan tetapi belumlah di ketahui siapa pemilik sepeda motor nahas ini.

Momen disangka bermula waktu berlangsung ada perkelahian antarmahasiswa di muka universitas. Salah seseorang mahasiswa yang berkelahi lalu masuk ke universitas menyebut rekan-rekannya.

Tidak berselang lama beberapa puluh mahasiswa keluar berhamburan ke jalan mengamuk memakai senjata tajam, senjata rakitan papporo, batu serta anak panah.

Baca juga: Biaya Kuliah UNRAMPendaftaran UNRAM

Masyarakat yang ada di sekitar juga dikejar oleh mahasiswa.Tawuran reda sesudah pihak rektorat menahan emosi mahasiswa.

Dwikorita Rektor Baru UGM

Kursi kosong yang dibiarkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kampus Gadjah Mada (UGM) pada akhirnya terisi. Tempo hari Majelis Wali Amanat (MWA) UGM mengambil keputusan Dwikorita Karnawati menjadi rektor.

Guru besar fakultas Tehnik Geologi itu jadi pemimpin wanita pertama dalam histori kampus itu. ”Setelah 65 tahun baru kesempatan ini kami miliki rektor wanita,” kata Ketua MWA UGM Sofian Effendi di Yogyakarta tempo hari. Sofian menjelaskan, Dwikorita akan menjabat menjadi rektor alternatif sampai 2017 yang akan datang.

Baca juga: Jurusan di POLSRI

Dia menuturkan, proses penentuan Dwikorita berjalan lewat musyawarah mufakat. Semua anggota MWA yang ada dalam sidang pleno penetapan rektor antarwaktu sepakat pilih wanita yang awal mulanya menjabat wakil rektor bagian kerja sama serta alumni itu.

”Tidak ada perbincangan bermakna, tuntas dengan mufakat,” katanya. Menurut bekas rektor UGM ini, sebelum sidang pleno, MWA sudah menyebut lima wakil rektor. Dari lima orang itu, dua salah satunya yaitu Budi Santoso Wignyosukarto (wakil rektor bagian SDM serta asset) serta Suratman (wakil rektor bagian riset serta dedikasi pada penduduk) diyakinkan tidak penuhi kriteria sesuai dengan statuta karena berumur lebih dari 60 tahun .

Dwikorita Karnawati mencapai titel S-1 dari UGM. Mengenai titel S-2 serta S-3 diperolehnya di Leeds University, Inggris. Ahli kerentanan tanah itu sempat mendapatkan beberapa penghargaan seperti The Young Academic Award, World Bank (1997) serta Leverhulme Professorship Award.

Baca juga: Jurusan di POLINELA

Di internal universitas, dia sempat juga diganjar penghargaan menjadi kepala program studi (kaprodi) berprestasi. Namanya popular waktu ditunjuk jadi moderator debat capres-cawapres 2014. Sekretaris MWA Ahmad Rifai menyampaikan, pelantikan rektor baru direncanakan Senin, besok.

Setelah itu, rektor bersama dengan semua wakil rektor akan memastikan alternatif Dwikorita. ”Sebagai input, MWA berkemauan ada alumni di tempat wakil rektor,” katanya.

Mahasiswa UB Ciptakan Tinta Bolpoin Bercahaya dari Bakteri

Tiga mahasiswa Fakultas MIPA Kampus Brawijaya (UB) Malang membuat tehnologi baru untuk mempermudah manusia membaca dalam gelap, yaitu tinta bolpoin bersinar yang manfaatkan bakteri.

Ke-3 mahasiswa itu merupakan Novia Rosa Damayanti, Renaldy Fredyan, serta Mey Yuliana. Mereka manfaatkan bakteri dengan proses spesifik supaya bisa pancarkan sinar, hingga manusia dapat membaca dengan jelas walau dalam keadaan gelap.

Baca juga: Biaya Kuliah PNBPendaftaran PNB

”Perubahan tehnologi begitu cepat, terutamanya bagian elektronik seperti gadget serta hp pandai. Piranti ini begitu menolong mobilitas pekerjaan manusia, seperti membaca serta menulis. Akan tetapi, pencahayaan dari piranti itu berbentuk radiasi yang mengakibatkan kerusakan mata serta membuat mata cepat capek,” kata salah seseorang anggota periset tinta bersinar, Novia Rosa Damayanti di Malang, Jawa Timur, Kamis (2/8/2018).

Berdasar pada The National Radiological Protection Board (NPRB) UK, Inggris, dampak yang diakibatkan oleh radiasi gelombang elektromagnetik dari handphone dibagi jadi dua, yakni dampak fisiologis serta dampak psikologis.

Berkaca dari persoalan itu, ia serta ke-2 partnernya coba memecahkan permasalahan dengan manfaatkan alam, yakni lewat isolasi bakteri Beberapa macam bakteri bisa pancarkan sinar. Bakteri ini dimaksud bakteri bioluminesensi.

”Untuk proses pemancaran sinar menyertakan transpor elektron,” tutur Ketua Team Riset, Novia Rosa Damayanti.

Kemampuan besar yang dipunyai oleh bakteri bioluminesensi, imbuhnya, jadikan bakteri itu menjadi calon kuat untuk membuahkan tinta yang bersinar.

Tulisan yang dibuat dapat bisa dibaca ditempat gelap, hingga kurangi pemakaian piranti elektronik dengan radiasi.

Bakteri bioluminesensi, adalah bakteri yang dapat berpendar. Bakteri itu bisa diketemukan pada beberapa spesies laut. Untuk memperoleh bakteri bioluminesensi butuh dikerjakan isolasi, pemurnian, dan dikulturkan.

Isolasi bakteri, dikerjakan dengan beberapa sampel serta tempat yang berlainan. Sampel utama merupakan cumi-cumi, lumpur laut, serta air laut. Sampel didapat dari dua tempat yang berlainan, yaitu pantai Utara (Lamongan) serta pantai Utara (pesisir Pulau Sempu, Kabupaten Malang).

Novia menyampaikan isolasi dikerjakan dengan 3x perulangan pada setiap sampel serta setiap tempat. Pengujian awal memakai cahaya UV menjadi salah satunya parameter perpendaran pada sampel, sampai dikerjakan pemurnian serta pengkulturan untuk menumbuhkan bakteri bioluminesensi.

Baca juga: Biaya Kuliah LSPRPendaftaran LSPR

Media yang dipakai merupakan LA (Luminescent Supaya) serta LB (Luminescent Broad). Bakteri pada media LA miring yang sudah tumbuh ditest dengan memakai cara cat gr. Cat gr yang dipakai merupakan cat gr A, B, C, serta D. Hasil yang didapat, yaitu bentuk bakteri merupakan bulat (Coccus), tidak berflagela, serta berwarna merah (gr negatif).

Type bakteri untuk sesaat yang bisa diambil kesimpulan photobacterium phosporium. Bakteri itu setelah itu akan dikondisikan seperti cairan yang berwarna. Cairan itu yang tunggu bisa dipakai menjadi tinta bersinar pada bolpoin.

”Karenanya ada type bolpoin yang tintanya bisa bersinar ini diinginkan dapat kurangi pemakaian smart phone, karena tulisan yang dibuat oleh bolpoin bisa bisa dibaca pada tempat yang gelap,” imbuhnya.

Edukasi Fotografi ala Universitas Langlang Buana

Perubahan alat komunikasi mempermudah kebanyakan orang ambil serta mengeditnya photo. Tetapi, tidak kebanyakan orang dapat membuahkan photo dengan kualitas serta nilai artististik tinggi.

Berkaca pada latar belakang itu, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pengetahuan Komunikasi Kampus Langlang Buana (Unla) membuat seminar, lomba serta pameran photo jurnalistik dengan topik Full Action 2 pada Senin (1/12) di Wisma Buana Kampus Langlang Buana, Jalan Karapitan No 116, Kota Bandung.

Baca juga: Biaya Kuliah STKSPendaftaran STKS

Moment yang disponsori KORAN SINDO ini, di buka dengan seminar photo jurnalistik mulai jam 09. 00 WIB, mendatangkan narasumber Ketua Wartawan Photo Bandung (WFB) Andri Gurnita. Tidak hanya seminar, pada acara itu juga dipamerkan 60 photo yang diperlombakan. Beberapa karya terlihat demikian menonjol. Diantaranya kakek tua yang masih tetap mencari nafkah menjual Koran. Dan beberapa photo yang lain.

Sedang pada lomba photo jurnalistik, panitia cuma mencari juara satu juara serta juara favorite. Peserta loma adalah mahasiswa serta umum. Sedang dewan juri yang ikut serta yakni Andri Gurnita, Adam Erlangga (Photografer KORAN SINDO), serta dosen photografi Kampus Langlang Buana.

Lomba photo ini mem per ebutkan hadiah berbentuk uang tunai. Dekan Fakultas Fisip Kampus Langlang Buana Pandji Santosa menginginkan, dengan diadakannya acara seminar photo jurnalistik ini bisa memberikan penambahan wacana supaya karya photo yang dihasil kan mempunyai nilai pesan jelas tanpa meremehkan kaedah photo yang baik.

Tidak hanya masih berpedoman budaya yang beradab dan masih mengawasi idealisme. “Walaupun perkembangan tehnologi memberi keringanan untuk merekayasa photo, kita mesti masih membuat photo yang menyediakan seni, budaya, dan memiliki kandungan unsur edukasi. ” “Selain masih mengawasi supaya photo bersih dari manipulasi, ditambah lagi sampai mencemarkan nama baik, Sara serta pornografi, ” papar Pandji.

Acara yang diselenggarakan sehari ini adalah acara tahun an Himpunan Mahasiswa Fisip Unla, akan tetapi tiap-tiap tahun nya menghasirkan ide berlainan. “Acara ini kami buat persiapan sebulan awal mulanya dengan panitia dari semua anggota himpunan yang sejumlah seputar 20 orang, ” papar Ketua HMJ Shelly Roselina.

Baca juga: Biaya Kuliah STMIPendaftaran STMI

Acara Full Action 2ini terhitung cukuplah ramai, dimana beberapa peserta terlihat ketertarikan dalam memerhatikan ataupun menanyakan mengenai materi photo jurnalistik yang diangkat. Ditambah lagi pada acara itu disuguhi musik akustik persembahan anggota himpunan.

”Acara ini begitu berguna buat kami yang memang ingin jadikan photo menjadi suatu profesi, ” papar Ridwan, 21, salah satunya peserta seminar. Pas jam 14. 00 team juri menginformasikan pemenang juara satu yakni photo dengan judul Tari Topeng Menor punya Rizki TS dari Photos Speak UIN Bandung.

Tiga Mahasiswa UMY Terseret Ombak, Satu Hilang

Tiga mahasiswa Kampus Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terbawa ombak saat tengah mandi di Pantai Bugel, Panjatan Kulonprogo. Dua korban sukses diselamatkan. Akan tetapi satu mahasiswa Indra Besar M Ali (18) hilang serta sampai sekarang ini masih juga dalam penelusuran.

Baca juga: Jurusan di POLIMDO

Musibah ini berlangsung saat korban yang adalah masyarakat Gurabati, Tidore, Maluku Utara ini dengan rekan-rekannya dari Maluku lakukan malam keakraban di Pantai Bugel semenjak Jumat (26/12) sore. Mereka bermalam di pantai dengan membangun tenda. Paginya ada tiga mahasiswa yang bermain di air serta mandi. Mereka merupakan Indra, Jul CT serta Rabit Suhada.

“Ada ombak besar yang menarik kami ke tengah, ” tutur Rabit, Sabtu (27/12/2014).

Rabit sendiri sukses selamat sesudah sukses berenang ketepian. Sedang Jul CT sukses sudah sempat terbawa gelombang serta sukses diselamatkan masyarakat seputar. Sekarang ini Jul masih tetap dirawat intens di Puskesmas Garongan, Panjatan. Kondisinya sendiri makin lama makin lebih baik serta telah sadar.

Sedang Indra yang adalah mahasiswa Pengetahuan Pemerintahan, Fakultas Fisipol, UMY ini selalu terbawa ke tengah serta jasadnya hilang ditelan gelombang.

Petugas Team SAR masih tetap lakukan penyisiran di selama Pantai Selatan Kulonprogo. Setidak nya ada 15 personil dari SAR Kulonprogo, 6 personil dari Basarnas serta dibantu petugas dari Polariud, TNI AL serta kepolisian.

“Kita akan kerjakan penyisiran sampai tiga hari kedepan sesuai dengan SOP yang ada, ” jelas Koordinator SAR lokasi V, Glagah Samsudin.

Baca juga: Jurusan di UNM

Selain itu dari pihak universitas, demikian dengar ada musibah yang menerpa mahasiswanya secara langsung menuju ke tempat. Wakil dekan II Fisipol UMY Bambang Wahyu menyampaikan makrab ini adalah pekerjaan yang dikerjakan oleh grup mahasiswa asal Maluku serta bukan jadi pekerjaan universitas. Walau demikian ada banyak mahasiswa dari luar daerah seperti dari Sumatera, Papua serta Kalimantan.

“Sebagai pertanggungjawaban kepribadian kita masih akan terjun secara langsung ke lapangan serta bekerjasama dengan universitas, ” tuturnya.


Sida 1 av 712345...Sista »