Månadsvis arkiv: februari 2018

Universitas Indonesia Jadi Kampus Hijau Terbaik

Kampus Indonesia jadi universitas hijau paling baik di Tanah Air dibarengi Institut Pertanian Bogor serta Institute Tehnologi Sepuluh November.

Baca juga: Akreditasi Prodi UNDIP

Pengumuman itu dikelurkan oleh instansi penelitian UI greenmetric world university rangkings 2017. Mulai sejak awal tahun, instansi ini konsen pada universitas yang memiliki komitmen dalam melakukan pengelolaan lingkungan di universitas.

Ketua UI GreenMetric, Riri Fitri Sari menyebutkan riset itu dikerjakan pada beberapa puluh universitas di Indonesia. Sekitaran 58 perguruan tinggi di Indonesia tercatat serta turut memiliki komitmen dalam program pelestarian lingkungan di universitas.

“Kita senantiasa awal tahun mulai penelitian. Mulai April telah lakukan konferensi internasional, ” kata Riri Fitri selesai pengumuman rangking universitas hijau paling baik dunia serta Indonesia di Universitas UI, Depok, Senin (11/12/2017).

Beberapa penilaian dikerjakan oleh tim penelitian itu, seperti pengaturan lingkungan hijau di universitas, pemakaian daya paling barukan pengganti daya fosil, transportasi universitas yang ramah lingkungan sampai matakuliah yang mengangkat masalah pengelolaan lingkungan.

Baca juga: Akreditasi Prodi UNS

Terkecuali tiga universitas hijau paling baik sesuai sama posisinya, UI GreenMetric juga melaunching posisi universitas hijau yang lain. Kampus Negeri Malang memperoleh posisi ke-4, Kampus Sebelas Maret posisi lima serta Kampus Dipenogoro pada posisi ke-6.

Lalu Kampus Brawijaya pada tempat ke tujuh, Kampus Islam Indonesia posisi delapan, Terlkom University di posisi Sembilan serta tempat 10 adalah Kampus Padjajaran Bandung.

 

0 kommentarer

Beberapa Universitas Setuju, 20.000 Situs Bersejarah Terancam

Dengan terdapatnya perseteruan, pembangunan, serta penjarahan ; beberapa puluh ribu website Yerikho bersejarah seperti kota kuno Petra serta Yerikho ada di ambang kehancuran.

Hal semacam ini disibakkan oleh tiga kampus dalam peluncuran Endangered Archaeology in the Middle East and North Africa (EAMENA), satu database yang mengabadikan sekitaran 20. 000 website bersejarah yang tengah terancam di Timur Tengah serta Amerika Utara.

Project besar ini adalah hasil hubungan kerja dari University of Oxford, University of Leicester, Durham University, serta Arcadia Fund. Mereka mengharapkan supaya lewat EAMENA, orang-orang umum semakin lebih mengetahui serta terpacu untuk menolong menyelamatkan bebrapa website bersejarah itu.

Baca juga : Akreditasi Prodi UNNES

Robert Bewley, seseorang arkeolog dari Oxford University serta ketua project EAMENA, menyebutkan, tidak semuanya rusaknya serta ancaman pada arkeologi bisa dihindari, namun mereka dapat dikurangi dengan membagikan info serta kekuatan spesialis.

Project EAMENA ini sudah diawali mulai sejak tahun 2015. Sepanjang dua tahun, beberapa peneliti menyatukan info tentang bebrapa website bersejarah itu memakai beberapa photo satelit. Di samping tingkat ancaman, EAMENA juga memberi info histori tentang semasing website serta jalinan diantara bebrapa website itu.

Jadi contoh yaitu biara Saint Catherine di Mesir. EAMENA mendeskripsikan website ini jadi biara tertua didunia yang masih tetap berperan. Mulai sejak dibangun pada era ke-6, biara itu selalu dipakai namun saat ini terancam oleh pembangunan, pariwisata, serta pemakaian yang terlalu berlebih. Untungnya, biara itu masih tetap dinilai berkondisi “bagus”.

Disamping itu, kota kuno Yerikho yang ada di Palestina dinilai berkondisi “buruk”. Kota kuno ini sudah sekian kali dimaksud dalam alkitab serta Al Quran. Website ini jadi tempat tinggal untuk Menara Yerikho, susunan batu tertua didunia yang diprediksikan datang dari periode Neolitik pra-tembikar (8000 SM). Saat ini, kota kuno Yerikho kehancuran karena pembangunan, penggalian arkeologi serta komersial.

Menyikapi hal semacam ini, Bewley juga menyebutkan, arkeologi di Timur Tengah serta Afrika Utara begitu kaya serta bermacam. Mereka berikan kita pengetahuan tentang budaya yang paling awal serta penting dalam histori manusia.

“Orang-orang yang dengan berniat mengakibatkan kerusakan bebrapa website arkeologi ini tengah menyerang warisan budaya kita, ” ucapnya.

Baca juga : Biaya Kuliah UPIPendaftaran UPI

0 kommentarer