Oknum Mahasiswa Undip Terancam Sanksi Berat Karena Terlibat Kasus Narkoba

Kampus Diponegoro (Undip) akan menjatuhkan sangsi akademik pada oknum mahasiswa berinisial CPI (22) yang di tangkap BNN Jateng karna menghadirkan ekstasi dari Belanda. Sangsi berat pada CPI mahasiswa semester 8 Fakultas Pengetahuan Kelautan Undip ini supaya memberi dampak kapok untuk mahasiswa beda.

Baca juga: Biaya Kuliah UADPendaftaran UAD

” Undip tidak memberi toleransi pada mahasiswa yang konsumsi atau ikut serta masalah narkotika. Supaya jadi perhatian serta evaluasi untuk mahasiswa beda supaya tidak lakukan perbuatan yang sama, ” tegas Kepala UPT Humas serta Media Undip, Nuswantoro Dwiwarno, Kamis (5/4/2018).

Nuswantoro menerangkan, mahasiswa yang ikut serta juga akan dipakai sangsi akademik dengan tegas sesuai sama Ketentuan Rektor No 15/2017 mengenai Ketentuan Akademik Bagian Pendidikan Program Sarjana Kampus Diponegoro.

Terlebih dulu dikabarkan, pengungkapan masalah itu berawal waktu petugas Bea serta Cukai (BC) Tanjung Emas Semarang berikan info ada kiriman paket diisi narkotika dari Belanda lewat layanan kiriman kantor pos pada 12 Maret 2018. Lalu tim BNN Jateng lakukan controlled delivery pada paket itu serta pengawasan menempel lebih kurang sepanjang 15 hari.

Tim selalu lakukan pemantauan sampai dikerjakan penyergapan tidak jauh dari Universitas Undip persisnya dimuka satu warung angkringan Jalan Tirto Usodo Timur Kelurahan Pedalangan Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, pada Senin 26 Maret 2018 jam 21. 30 WIB. Waktu itu, tersangka akan meninggalkan warung serta juga akan mengendarai sepeda motor.

Baca juga: Biaya Kuliah UMSPendaftaran UMS

Sesudah digeledah serta diamankan, petugas temukan sembilan butir narkotika type ekstasi (MDMA) warna hijau yang disembunyikan dalam amplop. Aktor segera dibawa ke Kantor BNN Jateng untuk melakukan kontrol selanjutnya.

0 kommentarer

Kommentera

E-postadressen publiceras inte. Obligatoriska fält är märkta *

*