Cegah Radikalisme, Mahasiswa UP Lakukan Ini Sebelum Kuliah Dimulai

Kampus Pancasila (UP) Jakarta lakukan deteksi awal untuk menghindar pergerakan radikalisme di lingkungan universitas. Langkahnya lewat kerja sama juga dengan beragam pihak berkaitan serta lintas bidangal.

Dari dalam internal universitas, UP juga lakukan usaha mencegah yakni lewat pemberian pemahaman nilai-nilai Pancasila sepanjang lima menit sebelumnya perkuliahan diawali.

Baca juga: Biaya Kuliah Maranatha

Hal semacam ini juga akan dikerjakan terus-terusan hingga mahasiswa dapat mengerti nilai-nilai Pancasila dengan baik serta menghindar terjadinya aksi radikalisme.

“Deteksi (pada pergerakan radikalisme) kami kerjakan namun tertutup, karna pergerakan itu juga dikerjakan tertutup serta halus. Kami bekerja bersama dengan kepolisian serta beragam institusi untuk memonitor, ” tutur Rektor UP Wahono Sumaryono saat membacakan pernyataan sikap, Kamis (17/5/2018).

Dia mengimbau pada civitas akademika tidak untuk memperkeruh dengan turut menebarkan info yang belum juga bisa di konfirmasi kebenarannya. Masalah pemahaman bahaya radikalisme, pihaknya sudah bekerja bersama dengan Tubuh Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Baca juga: Biaya Kuliah ISIBiaya UKT ISI

“Pemahaman itu diberi pada mahasiswa agar mereka tidak ikut serta di dalamnya. Lalu mahasiswa juga di tandatangani surat pernyataan untuk ikuti tata teratur universitas. Ini jadi early detection, ” tegasnya.

Meski sekian, pihaknya juga tidak berani mengatakan bila kampusnya streril dari pergerakan radikalisme. Tapi yang pasti, semua usaha mencegah telah lama dikerjakan pihak universitas.

“Sejauh ini belumlah ada tanda-tanda mahasiswa kami ikut serta. Tapi kami juga tidak berani menyebutkan universitas ini steril, ” ujarnya.

0 kommentarer

Kommentera

E-postadressen publiceras inte. Obligatoriska fält är märkta *

*