Månadsvis arkiv: juni 2018

Pengamat Untar Nilai Proyek Listrik 35 Ribu MW Lamban

Pengamat energi yang dosen Kampus Tarumanagara, Ahmad Redi mengkritik lambannya megaproyek listrik 35 ribu megawatt (MW). Menurut dia, ada beberapa aspek yang mengakibatkan project itu jalan lambat, salah satunya perlu pembiayaan besar yang menjangkau Rp1. 100 triliun.

Baca juga: Biaya Kuliah UNJPendaftaran UNJ

” Ada kesan PLN jadi operator kurang dapat bekerjasama dengan Kementerian ESDM jadi regulator serta pengawas tehnis. Koordinasi dengan Kementerian ESDM juga tidak demikian baik, ” kata dia di Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Sejatinya, kata Redi, waktu project jalan lambat, PLN berikan peluang keyakinan pada IPP untuk membuat pembangkit. Dia merekomendasikan, baiknya direksi PLN tidak memakai pendekatan yang sama dengan project 10 ribu MW yang tidak berhasil.

Menurut dia, pemerintah, termasuk juga PLN perlu lakukan terobosan hukum dengan buka ruang hukum agar tujuan 35 ribu MW dapat terwujud. Pihaknya juga mengkritik Ketentuan Presiden (PP) Nomor 4 Tahun 2016 mengenai Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan yang menurut dia bak ” macan ompong ”.

” Project besar ini perlu orang super power, ingin lakukan kebijakan extra ordinary. Bila hanya berfikir taktis saja akan tidak usai. Bila PLN lamban, kasih ke IPP disertai kepastian investasi. Program ini kan jadi taruhan pemerintah saat ini, ” katanya.

Baca juga: Biaya Kuliah UNSYIAHPendaftaran UNSYIAH

Bila project listrik ini tidak berhasil, maka akan jadi catatan merah karna project listrik 10 ribu MW yang ditugaskan terlebih dulu ke PLN tidak maksimum. ” Kenyataannya, program listrik 35 ribu MW ini sangat perlahan progress-nya. Bahkan juga PLN sempat ribut dengan Pertamina masalah harga uap gas bumi untuk PLTP Kamojang, sekian waktu lalu, ” tukasnya.

0 kommentarer

HT Berbagi Visi, Kualitas dan Kecepatan di Untidar

Kesuksesan dapat diraih bila memiliki visi atau maksud yang pasti. Pesan itu di sampaikan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat memberi kuliah umum di Kampus Tidar, Magelang, Jawa Tengah, Senin 5 September 2016.

Baca juga: Biaya Kuliah UEU

” Dalam mengambil langkah, apa pun yang kita lakukan pastikan kita miliki visi, maksud, arah yang pasti, ” katanya.

Dia memohon beberapa mahasiswa untuk memastikan visi, agar hidup jadi terukur. ” Mumpung baru masuk universitas, punyailah visi yang pasti, kelak kalian mentasnya kemana. Dulu waktu kuliah, telah terang saya ingin tekuni bagian keuangan terutama pasar modal, ” tuturnya.

Setelah memastikan visi, lanjut HT, kerjakan secara cepat dan berkwalitas. ” Bila kita miliki visi tapi pengerjaannya tanpa ada kwalitas, akan tidak sampai, ” ungkap lulusan Ottawa University, Kanada ini.

Bapak lima anak ini memberikan, untuk mencapai kesuksesan harus konsekwen ikuti akhirnya dan harus berkelanjutan. ” Berhasil harus dibuat, dapat cepat, dapat lama, dapat tidak terjadi suatu hal. Semua bergantung kwalitas kita, ” katanya.

Dia mengharapkan, diantara mahasiswa yang ikuti kuliah biasanya ada yang memastikan visi jadi entrepreneur yang dapat membuat lapangan kerja dan berperan pajak pada negara. Saat ini, entrepreneur produktif di Tanah Air hanya sekitar 1 juta orang. Indonesia perlu penambahan 3-4 juta entrepreneur.

Disamping itu, Rektor Kampus Tidar Cahyo Yusuf mengungkap, kampusnya memiliki visi membuat lulusan yang kuasai Iptek dan memiliki jiwa kewirausahaan.

Baca juga: Jurusan di UNSIKA

” Mahasiswa juga akan jadi sarjana plus yang memiliki kecakapan berwiraswasta. Dapat buka lapangan pekerjaan, ” katanya

Dalam peluang itu HT menyerahkan pertolongan dana pendidikan untuk masiswa berprestasi Kampus Tidar.

0 kommentarer

Fikes UMM Buka Program Profesi Fisioterapi

Tahun ajaran baru ini, Fakultas Pengetahuan Kesehatan (Fikes) Kampus Muhammadiyah Malang (UMM) buka program baru pendidikan profesi yaitu fisioterapi. Penyelenggaraan pendidikan profesi fisioterapi, adalah tindak lanjut dari Ketentuan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 80/2013 mengenai Penyelenggaraan Pekerjaan serta Praktek Fisioterapis.

Baca juga: Biaya Kuliah UNSAMPendaftaran UNSAM

Ditargetkan mulai tahun ajaran 2018/2019, pendidikan profesi fisioterapi ini juga akan mulai terima pendaftaran untuk mahasiswa baru atau lulusan sarjana fisioterapi UMM.

“Sejak tahun 2012, kita sudah buka pendidikan strata satu fisioterapi. Telah meluluskan satu angkatan, ” tutur Kepala Program Studi Fisioterapi, Fiskes UMM, Atika Yulianti, Rabu (30/5/2018).

Antika mengatakan, sampai kini tempat pendidikan profesi fisioterapi masih tetap begitu terbatas. Di Indonesia, baru lima perguruan tinggi yang mempunyai program profesi fisioterapi.

Baca juga: Biaya Kuliah UNIMALPendaftaran UNIMAL

Salah satunya Kampus Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Solo, Kampus Udayana Bali ; Kampus Hasanudin (Unhas) Makassar, serta Kampus Muhammadiyah Surakarta (UMS). Terlebih dulu Fiskes UMM, juga sudah buka program pendidikan profesi ners serta apoteker.

0 kommentarer