Kapal Pencari MH370 Hilang dari Radar

Kapal Seabed Constructor, yang disewa Ocean Infinity untuk mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang, diberitakan tak ada dalam pantauan radar. Tetapi, Menteri Perhubungan Malaysia, Datuk Seri Liow Tiong Lai, meyakinkan kalau operasi pencarian MH370 jalan mulus.

“Kami mengerti terdapat beberapa orang yang mencari gerakan (kapal) Seabed Constructor, jadi saat transponder dimatikan, sudah pasti banyak yang penasaran serta ajukan pertanyaan ada apa. Namun itu semuanya normal, bila mereka menginginkan mematikan radar, mereka memiliki hak karenanya, ” tutur Datuk Seri Liow Tiong Lai, seperti ditulis dari The Star, Kamis (8/2/2018).

Ia menyebutkan, kapal Seabed Constructor waktu itu tengah menuju Pelabuhan Fremantle, Australia, untuk berhenti sesaat dan isi bahan bakar. Sesudahnya, kapal yang disewa dari Norwegia itu kembali pada ruang pencarian serta meneruskan operasi.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Tidar

“Setelah itu, kapal juga akan kembali ruang pencariannya. Kementerian, lewat Departemen Penerbangan Sipil (DCA), juga akan memberi informasi lebih detil pada media berkaitan perubahan paling baru misi pencarian, ” tegas Menteri Perhubungan Datuk Seri Liow Tiong Lai.

Beberapa pengamat yang ikuti misi pencarian terperanjat saat merasakan kapal Seabed Constructor menghilang dari pelacakan satelit pada 1-4 Februari. Liow menyebutkan, dua orang anggota Angkatan Laut Malaysia ada diatas kapal itu serta senantiasa memberi laporan harian pada DCA.

“DCA mengelola pusat operasi serta media dapat datang, serta Anda juga akan lihat semua perincian misi, seperti benda-benda yang di ambil dari basic laut, sepanjang sebagian minggu paling akhir. Begitu lega lihat keseluruhnya misi jalan dengan mulus. Mereka memakai delapan kendaraan bawah laut, serta tiap-tiap misi mencakup pencarian di ruang seluas 1. 000 km. persegi /hari, ” tutup Liow.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Awu

Ocean Infinity mempunyai saat 90 hari terhitung mulai sejak 17 Januari untuk temukan bangkai pesawat MH370. Perusahaan eksplorasi bawah laut Amerika Serikat (AS) itu juga akan terima bayaran tinggi bila sukses temukan bangkai pesawat. Tetapi, mereka akan tidak dibayar bila pesawat MH370 gagal diketemukan.

0 kommentarer

Dukung Menteri Susi Tenggelamkan Kapal

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan memohon Menteri Kelautan serta Perikanan Susi Pudjiastuti hentikan aksinya menenggelamkan kapal-kapal pencuri ikan. Pasalnya, menurut Luhut tindakan penenggelaman kapal telah cukup dikerjakan sepanjang tiga th. saja.

Meskipun demikian, untuk kapal-kapal yang tidak mematuhi, pihaknya juga akan tetaplah gunakan sangsi tegas. Mengenai sangsi yang disebut yaitu dengan diberi sangsi berbentuk penyitaan kapal.

Lantas, bagaimana efek yang Indonesia peroleh dari bagian ekonomi serta psikologis?

Menurut Komisioner Ombudsman Republik Indonesia Laode Ida, Indonesia terutama rakyat kecil akan tidak terima efek ekonomi. “Kalaupun dikerjakan, bila telah di buat ketentuannya, jadi juga akan mungkin, ” katanya pada Okezone.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Bukit Raya

Sedang dari bagian psikologis, lanjut Laode, juga akan beresiko kapok terlebih untuk aktor serta yang memiliki kapal tersebut. “Kalau efek psikologisnya malah berefek kapok ya. Terlebih ditambah dengan sangsi hukum untuk aktor serta atau yang memiliki kapal itu, ” lebih Laode.

Terlebih dulu, Laode menyebutkan kalau tindakan penenggelaman kapal itu mesti berdasar pada hukum, bila tidak jadi pemerintah juga akan melakukan tindakan dengan sewenang-wenang. “Dan juga akan merugikan sekalian tidak mematuhi hak ekonomi orang yang lain, ” terang dia.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Binaiya

Diluar itu, pemerintah terlebih Kementerian Perikanan serta Kelautan mesti lakukan diskusi tentang tindakan itu dengan yang memiliki kapal-kapal itu. “Pada waktu itu dapat segera buat perjanjian mengenai sangsi yang perlu diberi bila tidak mematuhi ketentuan. Sekalian memohon bos-bos mereka untuk bicara segera dengan persua.

0 kommentarer

Penenggelaman Kapal Bentuk Kita Tak Main-Main

Menteri Koordinator bagian Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memohon pada Menteri Kelautan serta Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti untuk hentikan tindakan penenggelaman kapal asing di perairan Indonesia.

Untuk di ketahui, sepanjang 3 th. sampai akhir 2017, kapal asing yang sukses ditenggelamkan menjangkau angka yang fantastis sejumlah 363 kapal dari semua dunia. Tetapi, kapal yang ditenggelamkan semakin banyak datang dari negara tetangga.

Menyikapi hal semacam ini, Presiden Joko Widodo juga angkat nada, menyebutkan penenggelaman kapal adalah langkah Indonesia untuk hentikan illegal fishing.

” Jadi penenggelaman bentuk law enforcement yang kita perlihatkan kalau kita tidak main-main dengan illegal fishing. Pada pencurian ikan tidak main-main. Oleh karenanya yang paling serem ya ditenggelamkan, yang paling serem itu. Untuk dampak kapok, ” ucap Jokowi di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Egon

Jokowi menyebutkan, tidak ada yang salah dengan kebijakan yang di buat oleh Menteri Susi. Menurut dia, semuanya kebijakan di buat untuk kebutuhan rakyat.

” Jadi semuanya kebijakan itu tentu untuk kebaikan negara, tentu untuk kebaikan rakyat. Tiap-tiap menteri tentu mempunyai kebijakan serta kebijakan itu tentu untuk kebaikan. Tidak ada untuk jelekkan itu tidak ada. Semuanya saya dukung, ” tutur bekas Gubernur DKI Jakarta ini.

Meski sekian, Jokowi mengakui memohon Susi untuk konsentrasi pada export ikan. Sebab, Jokowi mengakui memperoleh laporan kalau export Indonesia alami penurunan.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Labobar

” Maka dari itu saya katakan ke Bu Susi. Saat ini konsentrasinya supaya ke industri pemrosesan ikan terlebih yang mendorong export ikan. Karna ekspornya kita turun, ” ujarnya.

0 kommentarer

Kapal Ditenggelamkan Seharga Rp1,6 Miliar

Menteri Koordinator bagian Kemaritiman meminati Menteri Kelautan serta Perikanan (KKP) untuk hentikan penenggelaman kapal asing yang mengambil di lokasi perairan Indonesia. Hal itu nyatanya didukung dari beberapa entrepreneur yang ada dalam naungan Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kadin Bagian Kelautan serta Perikanan Yugi Prayanto menyebutkan, sebaiknya kapal-kapal itu diberi pada nelayan lewat koperasi. Pasalnya bila dikerjakan penenggelaman, jadi potensi penambahan produksi ikan Indonesia juga akan hilang. Terlebih kapal-kapal yang ditenggelamkan sebagian besar memiliki ukuran besar yaitu 30 GT keatas.

Dengan kemampuan kapal sebesar itu lanjut Yugi, dianya memprediksi dapat menangkap ikan sejumlah 15 sampai 20 ton per satu kapal. Sekarang ini, harga tuna telah menjangkau Rp80. 000 per kg.

” Harga tuna saat ini dari Muara Baru dibawa ke Sarinah saja Rp80. 000 per kg. Tinggal dikaliin saja. Itu ikan tuna yang fresh dibawa dari Jakarta tapi bukanlah kwalitas A. Lalu bila dikalikan Rp80. 000 per kg akhirnya Rp1, 6 miliar. Berarti 1 kapal memiliki ukuran 30 GT penangkap tuna dapat hasilkan Rp1, 6 miliar bila tangkapan penuh, ” katanya waktu didapati di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Belum juga, potensi dari hasil tangkapan ikan lainnya yang mempunyai potensi besar seperti Cakalang. Untuk ikan Cakalang, sekarang ini di jual dengan harga Rp15. 000 per kg. ” Bila Cakalang Rp15. 000 lah per kg. Bila dihitung, Rp15. 000 dikalikan 20 ton Cakalang, jadi keseluruhan nilainya Rp300 juta. Berarti nelayan Cakalang yang melaut memakai kapal 30 GT dapat memperoleh Rp300 juta, ” tuturnya.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Dobonsolo

Selanjutnya Yugi menyebutkan, nilai itu baru berdasar pada perhitungan 1 kapal. Sedang sampai sekarang ini, Menteri Susi sudah menenggelamkan lebih dari 300 kapal memiliki ukuran besar, berarti potensi beberapa ratus triliun rupiah dapat diperoleh bila kapal itu dihibahkan pada Nelayan untuk melaut.

” Saat ini telah ditenggelamkan potensi income dari situ telah hilang, ” tuturnya.

Terdaftar, sepanjang periode tiga th. Menteri Susi sudah menenggelamkan lebih dari 300 kapal asing memiliki ukuran besar. Kapal yang ditenggelamkan mempunyai ukuran yang bermacam, tapi rata-rata mempunyai ukuran 30 GT lebih.

” Dengan angka kita ambillah pesimis saja, 300 kapal itu 30 GT. Rp200 juta itu ukuran 5 GT. Bila 30 GT, 6 kali Rp200 juta itu Rp1, 2 miliar. Rp1, 2 miliar kali saja 300 itu nilai kapal, ” terang dia.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Sirimau

Berdasar pada perhitungan itu, berarti kapal yang ditenggelamkan sejumlah Rp380 miliar. ” Dengan kata beda minimum potensi yang hilang yaitu Rp380 miliar dari penenggelaman kapal saja, ” imbuhnya.

0 kommentarer

Hej världen!

Välkommen till improveme.se. Det här är ditt första inlägg. Redigera eller ta bort det och börja blogga!

1 kommentar