Seputar Bioskp Kota

Titi Kamal Dangdutan Lagi Lewat Film Rindu Semalam

Artis Titi Kamal sempat sukses mencapai Piala Citra 2017 menjadi pemeran Penting Wanita Terunggul di Festival Film Indonesia 2006. Dalam film itu, Titi ikut menyanyikan lagu Mendadak dangdut yang meledak.

Sekarang sesudah 12 tahun berlalu, Titi kembali ingin mengulang-ulang keberhasilan itu dengan menyanyikan lagu berjenis dangdut berjudul Rindu Tadi malam dengan film yang akan ikut diperaninya. Walau demikian, istri aktor Christian Sugiono itu sebetulnya tidak percaya diri menyanyikan lagu berjenis dangdut.

Baca Juga : Park 23 XXI Kuta Bali dan Jadwal Bioskop XXI Kuta Bali

”Saya suka sekali dapat ikut-ikutan nyanyi untuk film ini. Telah lama sekali tidak nyanyi dangdut serta lagu Rindu Tadi malam ini begitu pas dengan ciri-ciri vokal serta tokoh Sofiyah yang saya perankan. Walau demikian saya sebetulnya tidak percaya diri nyanyi dangdut sebab saya kan dasarnya akting ya, bukan nyanyi.

Saya ikut sudah lama tidak latihan nyanyi. Paling akhir nyanyi yang waktu sama Anji tahun 2010, sudah lama sekali. Sesudah itu, sudah vakum berapakah tahun. Jadi, tidak percaya diri. Tetapi kan ini untuk keperluan film jadi, ya sudah di pede-in saja,” papar Titi waktu didapati di rilis single Rindu Tadi malam di lokasi Kuningan, Jakarta Selatan, baru saja ini.

Baca Juga : Jadwal XXI Park 23 Kuta Bali dan Level 21 XXI Premier Denpasar

Titi sendiri mengakui memang banyak menampik penawaran bernyanyi dangdut yang hadir padanya. Akan tetapi sebab film ini. pada akhirnya Titi berani kembali bernyanyi dengan jenis musik dangdut.

”Sebetulnya bergantung genrenya sich. Ingin pop, rock, dangdut, atau apa jika memang enak didengar lagunya enak saja. Sebab ini untuk peranan dalam film, jadinya saya ingin saja. Cocok lagunya jadi, saya dengarkan, nyatanya enak ikut kok aransemen (dangdut)-nya. Akan tetapi jika jadi vokalis profesional saya ngerasa tidak pas. Sebab memanglah bukan style-nya menjadi vokalis,” sambungnya.

Baca Juga : Jadwal Bioskop XXI Premier Denpasar dan Jadwal XXI Level 21 Premier Denpasar

Walau demikian, Titi menjelaskan jika sang suami tetap memberi dukungan langkah dianya dalam melakukan karir di industri hiburan dalam negeri. ”Tian (panggilan akrab Christian Sugiono) sich tidak masalah yah, asal saya masih miliki waktu untuk anak. Ia sich dukungan, hanya jika saya sudah mulai repot ‘mmmmm’. Itu kode nya,” pungkasnya.

Sineas Indonesia Berprestasi di Festival Film Venesia, Ini Kata PDIP

PDI Perjuangan (PDIP) bangga sekaligus juga memberi animo pada Aditya Ahmad, sineas muda Indonesia yang mendapatkan penghargaan paling tinggi Orizzonti di Festival Film Venesia 2018. ”Aditya tampilkan beberapa film pendek dengan nuansa lokal penuh warna ke-Indonesiaan, akan tetapi dikemas menarik sampai tembus kwalifikasi global,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Senin (12/11).

Hasto menjelaskan, Aditya dapat singkirkan kompetitor paling berat dari 12 negara seperti Belanda serta Swiss. ”Capaian sineas muda ini begitu membesarkan hati kita, serta jadi sisi dari hadiah Hari Pahlawan sebab membawa nama harum bangsa,” katanya.

Baca Juga : Wtc 21 Jambi dan Jadwal Bioskop Cinema 21 Jambi

Aditya menghasilkan film pendek dengan judul Hadiah serta sukses memikat pirsawan serta juri di festival film paling tua dalam dunia itu. Menurut Hasto, penghargaan paling tinggi itu menjadi daya pembebas atas daya negatif yang seringkali menempa bangsa kita berbentuk perasaan kerdil, rendah diri, atau kurang percaya diri.

”Oleh karena itu dengan psikologis, penghargaan itu jadi milestone perasaan yakin diri serta hadirnya semangat berprestasi yang tetap digaungkan oleh Presiden Jokowi,” katanya.

Baca Juga : Jadwal XXI Wtc 21 Jambi dan Gorontalo XXI Mall Gorontalo

Prestasi Aditya Ahmad lengkapi deretan prestasi dari sineas muda Indonesia yang lain yang terlebih dulu tembus festival film berprestise dalam dunia seperti Bayu Prihantoro dengan karyanya On the Origin of Fear; Wregas Bhanuteja dengan karyanya Prenjak; Kamila Andini dengan karya Sendiri Diana Sendiri; Yosep Anggo Noen dengan karyanya Ballad of Bloods and Two White Buckets.

Buat PDI Perjuangan, beberapa prestasi itu memvisualisasikan jika di dalam kepungan konservatisme, muncul dialektika kebudayaan yang berakar dari jati diri budaya nusantara. Daya imajinasi beberapa sineas muda yang bertopang pada kebudayaan Indonesia dapat diberikan dengan kualitas dunia.

Baca Juga : Jadwal Bioskop XXI Mall Gorontalo dan Jadwal XXI Gorontalo Mall Gorontalo

”Mereka open mind serta mempunyai perasaan yakin diri yang besar. Kreatifitas serta kualitas karya mereka dapat menenggelamkan watak politisi genderuwo yang mewabah belakangan ini,” papar Hasto.

The Grinch Curi Tahta Box Office

Mendekati libur akhir tahun, bioskop mulai dipenuhi film memiliki nuansa Natal. Diantaranya ialah Dr. Seuss’ The Grinch (2018) yang langsung sukses mengambil tahta paling tinggi box office. Film dengan cost produksi US$ 75 juta ini sukses mencapai US$ 66 juta (Rp 969,4 miliar) pada minggu perdana di 4.141 monitor lokasi Amerika Utara.

Sedang untuk di lokasi internasional, film ini pula lumayan menarik perhatian dengan pencapaian US$ 12 juta, (Rp 176,3 miliar). Dengan demikian, keseluruhan pendapatan kotor keseluruhnya film ini ialah US$ 78,7 juta (Rp 1,1 triliun). Film ini menggeser Bohemian Rhapsody yang awal mulanya berkuasa di box office.

The Grinch dikemas jadi satu film komedi animasi computer 3D Amerika yang di produksi oleh Illumination Entertainment. Film ini adalah penyesuaian baru dari buku yang di cintai oleh Theodor Geisel (alias Dr. Seuss).

Baca Juga : Resinda Park Mall XXI Premier Karawang dan Jadwal Bioskop XXI Premier Karawang

Mempunyai cerita yang menarik, pada dasarnya The Grinch bercerita mengenai Grinch (nada: Benedict Cumberbatch) dikisahkan tidak senang dengan peristiwa Natal. Waktu masyarakat Whoville siap-siap rayakan Natal dengan suka ria, Grinch malah terasa resah. Grinch lantas mencari gagasan supaya masyarakat Whoville tidak dapat rayakan Natal. Karena itu dia mendapatkan inspirasi untuk mengambil hadiah Natal dari masyarakat Whoville.

Di situs Rotten Tomatoes, The Grinch kelihatannya tidak demikian mendapatkan tanggapan yang baik. Film ini memperoleh score 55 %, dengan nilai rata-rata 5,9 dari 10 point. Jumlahnya itu adalah dari hasil 111 penjelasan, ada 50 orang yang memandang film ini jelek.

Dari kolom masukan menuliskan bila The Grinch adalah film animasi yang memberi beberapa warna classic. Akan tetapi yang disayangkan film ini cuma tampak lebih pas dilihat oleh anak-anak dibanding orang dewasa.

Akan tetapi berlainan dengan situs yang lain, yang memandang The Grinch mempunyai kemampuan ciri khas yang membuat beberapa penontonnya bernostalgia. Seperti, kiritikus dalam Cinemascore yang memberi nilai “A-“, serta Post Rank yang memberi 83 % score positif, serta 73 % saran untuk melihat film yang satu ini.

Kritikus kawakan Owen Gleiberman menulis di situs Variety memperbandingkan film ini dengan live action yang ditayangkan pada 2000. Dia menjelaskan, “Untuk kebanyakan orang yang besar dengan How the Grinch Stole Christmas, The Grinch tidak akan menggantikannya. Akan tetapi, film ini mempunyai kelincahan, keriangan serta kasih sayang, yang seirama dengan kehidupan anak-anak saat ini. Selanjutnya, hati Anda akan berasa berdegub besar, walaupun cuma kadang-kadang.”

Baca Juga : Jadwal XXI Resinda Park Mall Premier Karawang dan Jayapura XXI Premier Jayapura

Lalu, tempat ke dua ialah film yang jadi juara minggu lantas, yakni Bohemian Rhapsody. Film yang masih tetap hangat diperbincangkan ini, minggu lantas memperoleh pendapatan sebesar US$ 30,8 juta (Rp 452,6 miliar), turun seputar 39 % dari minggu awal mulanya.

Sedang untuk dua minggu penayangan, film yang bercerita mengenai karir sampai cerita pertemanan anggota band Queen ini memperoleh pendapatan US$ 100 juta (Rp 1,4 triliun). Di lokasi internasional, film ini pula mendulang keberhasilan, yakni US$ 185,2 juta (Rp 2,7 triliun). Untuk posisi ke tiga, tangga box office diduduki oleh pendatang baru yakni, Overlord. Film berjenis horor yang buat oleh Julius Avery ini cuma memperoleh penghasilan seputar US$ 10,1 juta (Rp 148,4 miliar).

Baca Juga : Jadwal Bioskop XXI Premier Jayapura dan Jadwal XXI Jayapura Premier Jayapura

Bercerita penjelajahan pasukan terjun payung Amerika Serikat ini turut berperang menantang Nazi. Akan tetapi, kerumitan perseteruan, yang mereka hadapi tidak cuma manusia, tapi beberapa mayat hidup atau zombi, hasil eksperimen yang ganas. Film Overlord di bintangi beberapa pemain terkenal, seperti Wyatt Russell yang bertindak menjadi Kopral, Lainnya De Caestecker menjadi Tebbet, Jovan Adepo menjadi Ed, John Magaro, Jacob Anderson, Dominic,

Suzzanna Muncul Kembali di Industri Film Indonesia

Siapa yang tidak tahu film Sundel Bolong. Pencinta film horor tahun 1980-an sudah pasti hapal dengan figur Suzzanna. Raut muka serta semua gerak-geriknya di film horor seolah membekas di daya ingat beberapa orang yang sudah menontonnya. Mesti disadari berikut kemampuan film Suzzanna pada zamannya.

Sayangnya, adegan epik dalam film yaitu waktu Suzzanna pesan 200 sate dari tukang sate malah tidak ada pada film berdurasi lebih dari 60 menit itu. Walau sebenarnya, dalam triller sebelum film diputar premiere, adegan itu masih tetap ditampilkan.

Baca Juga : Boemi Kedaton XXI Lampung dan Jadwal Bioskop XXI Lampung

Walau ada perasaan sedih waktu adegan itu tidak memperoleh ruangan di film horor paling baru Soraya Intercine Films berjudul Suzzanna Bernapas dalam Pendam masih di luncurkan. Serta hanya satu yang mungkin dapat dirasa pemirsa kelak waktu lihat film yang akan tayang pada 15 November 2018 yang akan datang ialah, perasaan nostalgia lihat figur Suzzanna terlahir kembali.

Bagaimana dapat? Pasti dapat serta bukan perihal tidak mungkin di dalam perkembangan tehnologi sekarang ini. Aktris Luna Maya ialah figur yang membawa kembali jiwa Suzanna dalam film itu. Muka Luna dipoles demikian rupa, dengan pertolongan tehnologi serta pakar tata rias dari Rusia.

Akhirnya, dalam film itu tampak muka mediang Suzanna seperti betul-betul kembali ingin memberi warna industri perfilman Indonesia. Minusnya cuma satu, ekspresi Luna jadi begitu kaku, sebab penggunaan prostetik yang demikian tebal di bagian dagu serta bibir.

Baca Juga : Jadwal XXI Boemi Kedaton Lampung dan Ska XXI Premier Pekanbaru

”Jika di katakan 100% serupa, saya meyakini ikut tidak. Sebab saya bukan beliau, saya ini Luna. Satu dengan yang yang lain tidak dapat disamakan, bahkan juga kembar sama saja ada yang berlainan. Jadi, tidak 100% sama tetapi kita coba demikian rupa, hingga orang yang melihat film ini dapat tonton film Suzzanna yang baru. Jadi bukan tonton film Luna Maya yang baru,” papar Luna Maya pada redaksi SP, di BeritaSatu Plaza, baru saja ini.

Sudah sempat jadi pertanyaan orang banyak pula, apa film Suzzanna Bernapas dalam Pendam ini adalah satu remake dari film-film awal mulanya? Atau mungkin film ini ialah kombinasi narasi dari beberapa film yang laku manis di market? Lebih judul dari film ini seolah seperti menyatukan judul film drama Bernapas dalam Lumpur (1970) serta Beranak dalam Pendam (1971).

”Film ini tidak ingin menyatukan ke-2 judul film itu. Jika kelak tonton, Anda akan tahu mengapa judulnya semacam ini, sebab judul ini tidak cuma asal judul, tapi ada pemaknaannya,” papar Luna.

Baca Juga : Jadwal Bioskop XXI Premier Pekanbaru dan Jadwal XXI Ska Premier Pekanbaru

Lalu, apa film Suzzanna dapat berkompetisi di dalam industri perfilman Indonesia sekarang ini? Mengingat, perubahan film, terpenting jenis horor saat ini tengah menunjukkan keseriusannya. Tidak cuma membuat pemirsa berteriak ketakutan saja, tapi beberapa sutradara sekarang sudah lebih cermat untuk memerhatikan narasi, estetika, serta artistik. Hingga, film itu dapat di nikmati dari semua bagian.

Lihat perubahan itu, Luna juga menjelaskan bila Suzzanna ikut mempunyai persyaratan semacam itu. Bahkan juga semenjak film-film horor yang dimainkan Suzanna beberapa puluh tahun lantas, menurut Luna hampir semuanya adalah film horor yang mempunyai kualitas baik.

”Semua film Suzanna tetap mengutamakan pada narasi serta ciri-ciri yang kuat. Menuturkan, siapa, apakah, mengapa, bagaimana, semua dijelasin. Walaupun, memang lihat sebagian besar topiknya itu sama mengenai cinta serta balas dendam. Berikut yang menarik dari film Suzanna yang tidak berada di film horror yang lain. Umumnya ciri-ciri pentingnya itu protagonis, tapi di sini bisa saja protagonis serta antagonis.” terangnya.

Lebih dari itu, Luna ikut menjelaskan kekhasan lainnya dari film Suzzanna, yakni racikan bumbu komedi yang ciri khas. Tidak sebatas komedi asal lucu, sebab sesuai dengan latar waktu yang diambil, film ini akan menerjemahkan komedi seperti masa tahun 1980-an, saat si ratu horor itu tengah ada dalam puncak ketenaran. Dalam film ini, jatah komedi juga dibabat habis oleh tiga orang pembantu yang dimainkan oleh Asri Welas, Opie Kumis, serta Ence Bagus.

Surabaya Gelar Beacon, Konferensi Animasi Bekraf

Animasi adalah salah satunya sub-sektor industri kreatif prioritas yang jadi konsentrasi untuk diurus serta di kembangkan bersama dengan dengan sub-sektor aplikasi serta game developer, serta sub-sektor musik. Dikatakan sebagai sub-sektor prioritas sebab ke-3 sub-sektor ini bertindak menjadi penghela bidang ekonomi yang lain.

Visi peningkatan animasi ialah “Memperluas eksposure content animasi di beberapa bidang di Indonesia pada 2019” dengan berdasar pada anggapan jika pasar global ialah pasar Indonesia tersebut, atau setidaknya perebutan pasar nasional ialah kunci buat langkah ke arah pasar global.

Baca Juga : Mtos XXI Makassar dan  Jadwal Bioskop XXI Makassar

”tingkatkan industri kreatif serta ekonomi kreatif di bagian animasi serta menguji dari hasil pengaturan Grand Strategy sub bidang animasi serta lengkapi database yang terkait dengan animasi dari pendidikan serta industrinya diperlukan pekerjaan yang terkait dengan promo animasi Indonesia,” kata Direktur Penelitian Peningkatan Tubuh Ekonomi Kreatif, Wawan Rusiawan, lewat info tercatat, Senin (12/11).

Diluar itu, arah acara Bekraf Animation Conference (BEACON) ialah mengenalkan program-program Bekraf berkaitan peningkatan ekonomi kreatif pada aktor, asosiasi serta penduduk ekonomi kreatif terutamanya untuk subsektor animasi dan memperantai ketimpangan jaringan usaha animasi pada rumah produksi dengan distributor atau investor nasional serta global untuk memberikan ruangan pada bakat muda animasi Indonesia dengan menimba pengetahuan lewat tutor/tutor yang bereputasi dunia untuk bangun kerjasama dengan aktor penting animasi nasional & dunia.

Baca Juga : Jadwal XXI Mtos Makassar dan Central 21 Lampung

Acara BEACON 2018 Surabaya akan dimulai dengan peresmian dibukanya acara oleh Direktur Penelitian serta Peningkatan Wawan Rusiawan serta press conference dan akan di ramaikan dengan bermacam moment seperti Talkshow, Panel Discussion, Booth Exhibition, Masterclass, serta Animation Sreening.

Selain itu narasumber yang akan memeriahkan acara BEACON ialah Tips Karier di Bagian Animasi oleh Faza Sulthon (Hompimpa Studio) serta Prinsip dalam membuat animasi oleh Alfi Zackyelle (Kampoong Monster), Bangun Local Hero oleh Berny Julianto (Neo Paradigm Comics) serta Komik Alat Online oleh M. Besar (Komikus),

Distribusi Animasi di Alat Sosial oleh Wiryadi “Cak Waw” Dharmawan (Creator Trio Hantu Cs) serta Muhamad “Cak Ikin” Solikin (Creator CuloBoyo), Proyek Story Animasi D.O.A, Trailer Film Animasi Jagat Eki N.F (MPIC Animation), yang berjalan dari tanggal 13 November 2018.

Baca Juga : Jadwal Bioskop Cinema 21 Lampung dan Jadwal XXI Central 21 Lampung

Pada sekarang ini Bekraf memberi peluang pada beberapa pelalu industri animasi Indonesia untuk buka kesempatan buat produsen animasi untuk jual atau tunjukkan produk atau service mereka pada konsumen mungkin yang menyertakan stasiun tv, agensi serta investor yang sudah menekuni dalam industri ini saat bertahun-tahun.

“Harapan kami, dengan terdapatnya Bekraf Animation Conference (BEACON) ini akan makin bangun ekosistem animasi Indonesia untuk penambahan daya saing serta kemandirian bangsa di subsektor animasi untuk perkembangan animasi Indonesia,” papar Kepala Tubuh Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.

Hej världen!

Välkommen till improveme.se. Det här är ditt första inlägg. Redigera eller ta bort det och börja blogga!