Bupati Tasdi Ngaku Diberi Rp100 Juta oleh Ganjar Pranowo

Terdakwa Bupati nonaktif Purbalingga, Tasdi mengakui dikasih uang Rp100 juta dari Ganjar Pranowo saat jadi calon gubernur Jawa Tengah.

Baca juga : Jurusan di UMB

Uang itu disadari Tasdi untuk kebutuhan operasional partai dalam melawan acara Penentuan Gubernur serta Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) tahun 2018.

”Pak Ganjar menyerahkan uang Rp100 juta, lewat ajudannya. Ada pula Wakil ketua DPR Utut Adianto pun memberi uang ke saya,” kata Tasdi waktu sidang kontrol saksi terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/1/2019).

Tasdi menjelaskan, dana yang dikasihkan Ganjar itu menjadi uang gotong-royong untuk pemenangan di Pemilihan kepala daerah 2018. Akan tetapi uang itu tidak disetorkan ke bendahara partai sampai Tasdi diamankan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 4 Juni 2018.

”Uang dari Pak Ganjar itu gagasannya ingin dipakai untuk membuka bersama dengan pada 10 Juni 2018, tetapi malah telah ketangkap duluan oleh KPK. Jadi (uang) dari Pak Ganjar itu dibawa oleh petugas KPK,” lugasnya sambil menuturkan.

Selain itu, Jaksa KPK Kresno Anto Wibowo, membetulkan uang gotong-royong yang dimaksud Tasdi tidak diserahkan ke bendahara partai. Tasdi pun dimaksud terima beberapa uang dari beberapa dinas.

Baca juga : Jurusan di UK MARANATHA

”Harusnya memang diserahkan pada bendahara. Berdasarkan info saksi lainnya, ada juga beberapa uang pada Tasdi dari kepala dinas,” lugas Kresno.

Sebatas didapati, Bupati Nonaktif Purbalingga Tasdi didakwa terima suap Rp500 juta berkaitan project Islamic Center step II di daerahnya. Bekas Ketua DPC PDIP Purbalingga itu pun didakwa terima gratifikasi dari beberapa pihak sebesar Rp1,465 miliar serta USD20 ribu.TAUFIK BUDI

0 kommentarer

Kommentera

E-postadressen publiceras inte. Obligatoriska fält är märkta *

*