Sri Mulyani Pastikan Rapel Kenaikan Gaji PNS Sudah 100% Cair

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah mencairkan biaya untuk kenaikan upah Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri tahun ini yang dirapel dari Januari sampai April. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan pencairannya telah dikerjakan sampai 100% walau beru banyak wilayah.

Pemerintahan kabinet kerja sudah akan memutuskan untuk meningkatkan upah inti PNS, TNI, serta Kepolisian sebesar 5% serta ketentuan ini laku semenjak Januari 2019. “Kita awasi semua propinsi telah 100% seperti Jawa, Sumatera telah sampai 100%,” tutur Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Baca juga : Jurusan di UNCEN

Walau demikian, ia mengatakan spesial lokasi terpencil di timur Indonesia baru sampai seputar 93%. Berlainan dengan lokasi Sumatera serta Jawa yang telah sampai 100%. “Beberapa propinsi seperti Maluku, Papua sampai 93-94% serta dan daerah remote atau yang terpencil. telah lebih dari 93%,” katanya.

Menjadi info, menjadi usaha tingkatkan daya untuk serta hasil untuk dan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pemerintah melihat butuh meningkatkan upah inti Pegawai Negeri Sipil. Atas Pertimbangan itu, pada 13 Maret 2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tanda-tangani Ketentuan Pemerintah (PP) Nomer 15 Tahun 2019 mengenai Pergantian Ke-18 Atas Ketentuan Pemerintah Nomer 7 Tahun 1977 mengenai Ketentuan Upah Pegawai Negeri Sipil.

Dalam PP itu dijelaskan, merubah lampiran II Ketentuan Pemerintah Nomer 7 Tahun 1977 mengenai Ketentuan Upah Pegawai Negeri Sipil seperti sudah seringkali dirubah, paling akhir dirubah dengan Ketentuan Pemerintah Nomer 30 Tahun 2015.

Dalam lampiran PP ini dijelaskan, upah paling rendah PNS (kelompok I/a waktu kerja 0 tahun) jadi Rp1.560.800 (awalnya Rp1.486.500). Sesaat upah paling tinggi PNS (kelompok IV/2 waktu kerja lebih 30 tahun) jadi Rp5.901.200 (awalnya Rp5.620.300).

Baca juga : Jurusan di UNMUS

Untuk PNS kelompok II (II/a waktu kerja 0 tahun), sekarang upah paling rendah jadi Rp2.022.200 (awalnya Rp1.926.000), paling tinggi (II/d waktu kerja 33 tahun) jadi Rp3.820.000 (awalnya Rp3.638.200. Seterusnya Kelompok III (III/a waktu kerja 0 tahun), sekarang upah paling rendah jadi Rp2.579.400 (awalnya Rp2.456.700), paling tinggi (III/d waktu kerja 32 tahun) jadi Rp4.797.000 (awalnya Rp4.568.000)

Sedang upah PNS kelompok IV paling rendah (IV/a waktu kerja 0 tahun) jadi Rp3.044.300 (awalnya Rp2.899.500), serta paling tinggi (IV/e waktu kerja 32 tahun) jadi Rp5.901.200 (awalnya Rp5.620.300).

0 kommentarer

Lämna ett svar

E-postadressen publiceras inte. Obligatoriska fält är märkta *