Månadsvis arkiv: maj 2019

Indonesia Halal Watch Layangkan Uji Materi PP No 31/2019 ke MA

Indonesia Halal Watch (IHW) melayangkan uji materi (judicial ulasan) PP No 31/2019 mengenai Ketentuan Penerapan Undang-undang No 33/2014 mengenai Agunan Produk Halal pada UU No 33/2014 mengenai Agunan Produk Halal. Uji materi dilayangkan ke Mahkamah Agung (MA), Kamis (23/5/2019).

Baca juga : Jurusan di UNRAM

Ada lima fakta kenapa IHW melayangkan uji materi. Pertama, PP No 31/2019 punya potensi memberatkan warga, terutamanya dunia usaha. “Mandatory sertifikasi halal punya potensi memberatkan UKM. Oleh karena itu negara harus mensubsidi sertifikasi halal buat UKM,” kata Direktur Eksekutif IHW, Ikhsan Abdullah di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Ke-2, PP No 31/2019 mereduksi atau mendelusi wewenang Majelis Ulama Indonesia (MUI) jadi stakeholder. Menurut UU JPH, MUI adalah instansi yang diberi wewenang untuk memutuskan kehalalan satu produk. “Ketiga, terdapatnya pertentangan di antara masalah 22 ayat (2) PP No 31/2019 dengan masalah 14 ayat (2) huruf f UU JPH,” katanya.

Ke empat, pada masalah 25 PP No 31/2019 mengatakan kerja sama internasional tidak menyertakan MUI, hubungannya dengan pernyataan sertifikasi halal yang dikeluarkan instansi asing. Keadaan ini punya potensi mempermudah masuknya produk import.

Baca juga : Jurusan di UNG

Indonesia akan dibanjiri beberapa produk import sebab cap halal tanpa ada lewat standard MUI. Walau sebenarnya peranan serta peranan fatwa MUI salah satunya yaitu menahan masuknya beberapa barang asing yang tidak jelas kehalalannya.

“Alasan ke lima, jiwa dari PP ini pada dasarnya ambil wewenang stakeholder yang lain serta bukan membuat semangat kerja sama hingga akan berefek jelek buat perkembangan produk halal serta industri halal di Indonesia,” terangnya.

0 kommentarer

Direktur Tipikor Bareskrim Polri Meninggal Dunia

Berita duka hadir dari Keluarga Besar Bareskrim Polri. Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Brigjen Pol Erwanto Kurniadi wafat, Jumat (17/5/2019).

Jenderal bintang satu itu wafat karena serbuan jantung. Berdasar pada info yang didapatkan, jika selesai salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Komplek Mabes Polri, Erwanto pulang ke tempat kos untuk persiapan hadiri berbuka puasa dengan pimpinan KPK.

Baca juga : Jurusan di UNTAD

Tetapi takdir mengatakan lain, Erwanto tiba-tiba jatuh serta sudah sempat dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Namun nyawanya tidak tertolong.

”Iya di RSPP, benar beliau wafat sebab sakit. Beritanya serbuan jantung,” tutur Kepala Biro Penerangan Warga (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Dedi menjelaskan jika Polri begitu kehilangan dengan kepergian Erwanto. Disebutkannya, figur almarhum mempunyai dedikasi serta kapasitas yang tinggi sekali. ”Beliau begitu memiliki pengalaman dalam soal pemberantasan korupsi mulai di KPK sampai beliau memegang Direktur Tindak Pidana Korupsi,” papar Dedi.

Figur Simpel
Lulusan Akademi Kepolisian 1989 diketahui figur yang simpel. Erwanto adalah penyidik senior KPK waktu instansi itu pertama-tama berdiri.

Baca juga : Jurusan di UHO

Di Bareskrim, Erwanto sempat memegang jadi Kasubdit V serta Wakil Direktur Tipidkor Bareskrim. Waktu serah terima jabatan jadi Direktur Tipidkor, dianya sudah sempat disuruh oleh Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto yang waktu itu memegang Kabareskrim untuk memakai mobil dinas.

Didapati, jika tiap ke kantor Erwanto memakai motor pribadi kepunyaannya. Sempat pada saat perjalanan ia alami kecelakaan sampai kakinya terluka. Diluar itu, tiap akhir minggu pulang ke rumah tinggalnya Rangkasbitung, Lebak, Banten, Erwanto memakai transportasi Commuter Line.

Gagasannya almarhum akan dimakamkan di dalam rumah duka di Komplek BTN Depag, Blok A 4 No.4/5 Kelurahan Muara Ciunjung Timur, Rangkasbitung, Lebak, Banten.

0 kommentarer

Diperiksa Terkait Kasus Eggi Sudjana, Kivlan Zen Disodori 51 Pertanyaan

Polda Metro Jaya mengecek bekas Kepala Staf Komando Taktik Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen Purn Kivlan Zen berkaitan masalah sangkaan makar dengan terduga Eggi Sudjana.Polisi mennyodorkan 51 pertanyaan dalam kontrol sepanjang 14 jam. ”Telah usai kontrol, ada 51 pertanyaan ulas semua yang masalah viral itu,” tutur Kivlan pada wartawan, Jumat (17/5/2019).

Baca juga : Jurusan di UNIPA

Menurutnya, polisi mengeceknya berkaitan video viral Eggi yang mengatakan pergerakan warga atau people power.

Walau demikian ia malas memaparkan apa pertanyaan penyidik.”Dari Polri ramah tamah serta kita menjawabnya suka serta tenang. Saya terima kasih sama penyidik, kita diberi pertanyaan dengan senang, tidak ada apa-apa,” katanya.

Baca juga : Jurusan di UKSW

Ia menginginkan perlakuan masalah ini tidak membuat gaduh warga. ”Saya berikan seperti proses hukum yang berlaku serta bersambung serta kita harap permasalahan hukum sesuai yang bertahap serta bersambung,” tuturnya.

Kivlan semenjak dicheck semenjak Kamis 16 Mei 2019 seputar jam 11.00 WIB sampai Jumat (17/5/2019) awal ini hari. Kivlan dicheck jadi saksi di masalah sangkaan usaha makar Eggi.

0 kommentarer

Bulan Puasa Ramadhan, Volume Sampah di Bekasi Naik 5% Setiap Hari

Volume sampah di daerah Kabupaten Bekasi sepanjang bulan puasa Ramadhan alami penambahan sampai 5 % tiap hari dibandingkan bulan awalnya. Penambahan produksi sampah di 23 kecamatan karena terdapatnya pergantian skema mengonsumsi warga sepanjang bulan puasa.

”Trend penambahan volume sampah ini biasa berlangsung waktu Ramadhan, serta penambahan volume sampah berlangsung hampir tiap bulan Ramadhan. Tetapi sampah itu masih kita dapat tangani,” tutur Kabid Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto, Jumat (10/5/2019).

Baca juga : Jurusan di UNAND

Menurutnya, kenaikan volume sampah dipacu meningkatnya berbelanja warga, hingga sampah yang dibuat makin bertambah. Hal tersebut dapat disaksikan dari menggunungnya sampah di pasar tradisionil lumayan tinggi. Diluar itu, volume sampah dipermukiman masyarakat ikut juga bertambah.

Dodi menyebutkan tiap hari petugas mencatat sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng di Kecamatan Setu sekitar 800 ton. Saaat bulan puasa Ramadhan ini banyaknya tembus 850 ton atau bertambah 5 %.

Walau dalam bulan Ramadan, katanya, tidak ada pengurangan frekwensi pengangkutan sampah dari pemukiman masyarakat ke TPA Burangkeng. Pengangkutan sampah masih sama dengan bulan-bulan awalnya, supaya lingkungan warga masih bersih serta warga nyaman dalam jalankan beribadah puasa.

”Petugas masih bekerja sama dengan sebelum bulan Ramadhan. Bila sampah yang meluap itu tidak selekasnya diprediksi, karena itu dalam tempo dekat punya potensi berlangsung penimbunan sampah”.

Baca juga : Jurusan di UNRI

Dinas Lingkungan Hidup tengah mempersiapkan menambahkan personil lapangan dan meningkatkan armada yang akan lakukan penyisiran sampah di semua daerah Kabupaten Bekasi. Dengan demikian, service pengangkutan sampah, baik sampah di lingkungan masyarakat atau sampah pasar dapat dikerjakan lebih optimal.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Jejen Sayuti minta pada pemerintah supaya service pada warga masih berjalan seperti umumnya, meskipun sedang berpuasa.

”Pelayananan tetap harus berjalan, tentu saja saja pekerjaan pengangkutan sampah harus juga berjalan sehari-harinya,” pungkasnya.

0 kommentarer

Setelah Diperiksa KPK, Ini Harapan Wali Kota Tasik ke Warganya

Walau diputuskan jadi terduga oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta dicheck langsung penyidik KPK di Jakarta, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman masih diijinkan pulang.

Baca juga : Jurusan di STKS

Sesudah jalani rangkaian penyelidikan semenjak jam 10.00 sampai jam 17.00 atau sekira delapan jam, Budi tidak ditahan serta dapat kembali hirup hawa fresh, Kamis (9/5/2019).

Menurut Penasihat Hukum Budi Budiman, Bambang Lesmana jika KPK menyetujui keinginan penasihat hukum yang minta Wali Kota Tasikmalaya tidak ditahan sebab Bulan Suci Ramadhan.

Serta akan kooperatif dengan siap hadir kembali pada Gedung KPK untuk kontrol seterusnya. ”Ya barusan diijinkan pulang sesudah kami minta langsung dengan lisan serta berdiskusi pada pimpinan,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan, klienya itu (Budi Budiman) diberi pertanyaan sekira 20 pertanyaan. Dia tidak mengutarakan diberi pertanyaan apa sebab telah ranah penyidik.

Baca juga : Jurusan di STMI

Bambang juga mengharap supaya publik tidak berprasangka yang tidak-tidak atas kontrol ini sebab yang paling tahu benar perubahan masalah itu ialah beberapa penasihat hukum terduga.

Awalnya Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman ditetap terduga pada 24 April 2019 dengan digeledahnya Kantor Budi di Bale Kota Tasikmalaya. Budi diduga lakukan masalah suap yang menyeret petinggi di Kementerian Keuangan terkati pertolongan Dana Alokasi Spesial (DAK) tahun 2018.

Budi diduga melanggar Masalah 5 Ayat 1 huruf a atau huruf b atau Masalah 13 Undang-Undang (UU) Nomer 31 Tahun 1999 seperti dirubah dalam UU Nomer 20 Tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Masalah 64 Ayat 1 KUHP.

0 kommentarer

Jual Beli dan Penggelembungan Suara, 3 Parpol Geruduk Kantor KPU DKI

Massa dari tiga parpol (partai politik) kombinasi seperti Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hati Nurani Rakyat (Hanura) serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) lakukan tindakan unjuk rasa di muka kantor Komisi Penentuan Umum (KPU) DKI Jakarta, Minggu (12/5/2019).

Baca juga : Jurusan di POLSRI

Berdasar pada pengamatan, semenjak pagi beberapa massa mulai banyak yang datang ke kantor KPU DKI Jakarta. Tetapi di tempat, tidak kelihatan ada kegiatan yang dikerjakan di kantor itu.

Adanya tindakan itu aparat kepolisian juga langsung lakukan penjagaan di seputar kantor KPU DKI Jakarta.

”Kira-kira ada 50 personil kombinasi dari Brimob, dari Obvit, dari Samapta Polda, lalu dari Polres Jakarta Pusat, serta Polsek Senen,” tutur Kapolsek Senen, M Syafii di Kantor KPU DKI Jakarta.

Berkaitan jadwal tindakan unjuk rasa itu, Syafii tidak tahu selanjutnya. Karena, dianya cuma mendapatkan info untuk lakukan perlindungan di seputar kantor KPU DKI Jakarta.

Baca juga : Jurusan di POLINELA

”Yang pasti mereka memberitahunya mungkin ke Polres atau Polda. Kita diumumkan sebenarnya ada pekerjaan di sini barusan pagi,” tuturnya.

Diumumkan, tindakan unjuk rasa itu dikerjakan berkaitan Permainan jual beli serta penggelembungan suara yang mengacaukan penyelenggaraan pemilu beberapa puluh triliun.

0 kommentarer

Sinergi Kementerian Keuangan dan Kementerian Lain Selamatkan Rp61,86 Miliar

Ditengah-tengah usaha Direktorat Jenderal Bea serta Cukai Kementerian Keuangan tengah menggalakkan prinsip ‘Legal itu Mudah’ pada beberapa aktor industri dalam negeri, masih saja diketemukan oknum-oknum yang bertindak ilegal lewat cara menyelundupkan barang untuk menghindarkan pungutan negara.

Dalam menjalankan manfaat pengawasannya, DJBC selalu berusaha dengan optimal untuk pastikan jika beberapa barang yang tersebar di pasar adalah barang legal serta tidak membahayakan warga.

Baca juga : Jurusan di GUNADARMA

Dalam memerangi peredaran barang ilegal, DJBC dengan bertahap serta masif sudah lakukan pengawasan serta pengusutan di beberapa daerah di Indonesia. Searah dengan Program Penertiban Import, Cukai, serta Export Ilegal di Selat Malaka, Pesisir Timur Sumatera, serta Batam pada 15 Januari 2019 di Batam.

Pada April 2019, DJBC sudah gagalkan usaha penyelundupan belasan ribu telephone pegang, laptop, tablet, serta alat elektronik yang lain. Dalam 2x pengusutan yang dikerjakan pada Sabtu (20/04/2019) serta Jumat (26/04/2019), DJBC sudah tangkap produk elektronik ilegal yang terbagi dalam telephone pegang, laptop, tablet, serta produk elektronik yang lain dengan keseluruhan nilai barang sampai kira-kira Rp61,86 miliar.

Dalam pertemuan wartawan di Kantor Pusat DJBC, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengutarakan jika modus yang dipakai dalam ke-2 penyelundupan itu termasuk nekat dengan memakai kapal berkecepatan tinggi/High Speed Craft (HSC). Pengusutan pertama dikerjakan pada Sabtu (20/04) di pergudangan wilayah Jakarta Barat.

Pengusutan bermula waktu Special Enforcement Tim (SET) DJBC memperoleh info terdapatnya pendapat pemasukan barang ilegal di Pantai Salira, Banten serta langsung lakukan pengamatan semenjak 12 Maret 2019.

Pada Jumat (19/04) jam 23.00 WIB, SET DJBC datang di tempat Pantai Salira, Banten serta merasakan tiga unit mobil box yang sudah usai lakukan pekerjaan bongkar muat barang dari kapal HSC.

SET DJBC lalu mengawasi perjalanan ke-3 mobil box itu dan lakukan pengaturan dengan Customs Enforcement Tim (CET) untuk menindak dalam tempat yang dituju. Hari Sabtu (20/04), jam 01.00 WIB, petugas DJBC tangkap ke-3 mobil box itu waktu masuk satu gudang di Jalan Kali Sekretaris Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Petugas DJBC selekasnya mengevakuasi ke-3 mobil box bersama tanda bukti dan menyelamatkan enam orang pelaku berinisial RL, MM, I, MS, T, serta HJ untuk diolah selanjutnya. Dari pengusutan ini, petugas DJBC sukses mengambil alih beberapa produk elektronik dengan jumlahnya kira-kira 18.920buah sejumlah kira-kira Rp54,63 miliar.

Cuma berlalu 1 minggu, Jumat (26/04) unit pekerjaan Patroli High Speed Kantor Daerah DJBC Spesial Kepulauan Riau kembali lakukan pengusutan HSCbermesin 4 x 300 PK dengan muatan telephone pegang.

Jam 19.50 WIB, Unit Pekerjaan BC 15041 memburu satu HSC dari arah Pulau Pisang ke arah Pulau Patah. Unit Pekerjaan BC 1105 bergerak untuk menghambat jalan yang peluang dilewati HSC itu.

Jam 20.30 WIB, Unit Pekerjaan BC 15041 sukses menyelamatkan HSC itu, tetapi petugas merasakan tanda bukti dibuang ke laut oleh beberapa awak kapal yang menceburkan diri ke laut.

Hasil dari pengumpulan tanda bukti yang dikerjakan Unit Pekerjaan BC 1105, petugas sukses menyelamatkan 98 karton berisi kira-kira 3.279 buah telephone pegang sejumlah Rp7,24 miliar. Diluar itu, petugas sukses menyelamatkan HSC yang dipakai jadi fasilitas pengangkut barang ilegaltersebutbernilaikuranglebih Rp932 juta.

Dengan pengetatan pengawasan di pelabuhan sah serta pesisir timur pantai timur Sumatera dan perbatasan karena itu berlangsung pergantian modus penyelundupan lewat titik-titik baru yang sampai kini tidak jadi titik riskan penyelundupan.

Dari dua pengusutan tertera di atas, DJBC sudah sukses menyelamatkan satu orang terduga serta sekarang ini masih juga dalam proses peningkatan. Peningkatan perlakuan masalah itu akan menyertakan Pusat Laporan serta Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) serta Direktorat Jenderal Pajak dalam rencana joint investigation untuk membuka serangkaian masalah termasuk juga layer-layer yang berada di dalamnya.

Baca juga : Jurusan di UPH

Atas penyelundupan ini, aktor akan dijaring dengan ketetapan hukum UU No. 10 Tahun 1995j.o UU No. 17 Tahun 2006 mengenai Kepabeanan masalah 103d j.o. masalah 55 ayat 1 KUHP dengan intimidasi hukuman paling singkat 2 tahun serta paling lama 8 tahun serta/atau pidana denda paling dikit Rp100 juta serta terbanyak Rp5 miliar.

Pengusutan yang sudah dikerjakan DJBC adalah bukti keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum serta memberantas peredaran beberapa barang ilegal.Di tahun 2019 sampai April, DJBC sudah lakukan 3.354 pengusutan di bagian import. Dari jumlahnya itu, ada 136 masalah penyelundupan telephone pegang. Peredaran barang itu tidak cuma akan merugikan beberapa aktor industri dalam negeri yang patuh pada ketentuan, tetapi punya potensi membahayakan warga mengingat tidak terdapatnya izin edar yang diedarkan oleh pemerintah.

Seperti yang sudah digaungkan dalam Program Penertiban Import, Cukai, serta Export Ilegal di Selat Malaka, Pesisir Timur Sumatera, serta Batam pada 15 Januari 2019 di Batam,kesuksesan DJBC ini tidak terlepas dari kolaborasi serta prinsip Kementerian/Instansi lain salah satunya Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, Pusat Laporan serta Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), BAKAMLA, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Komunikasi serta Informatika.

0 kommentarer