Kehidupan Universitas

Koalisi Partai Internasional Terima Usulan PKB Soal Resolusi Kemanusiaan

Centrist Democrat International (CDI), konsolidasi partai-partai politik berhaluan demokrasi dari penjuru dunia, terima saran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berisi hasil musyawarah nasional alim ulama Nahdlatul Ulama (NU) menjadi resolusi.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menerangkan, saran resolusi berjudul penegasan jika persaudaraan kemanusiaan ialah landasan buat lahirnya peradaban dunia yang ditegakkan diatas penghargaan pada kesetaraan hak serta martabat buat semua umat manusia itu di terima dengan aklamasi pada Pertemuan Komite Eksekutif CDI yang berjalan di Belgia pada 10 April 2019.

Baca juga : Jurusan di UNSOED

”Resolusi ini dalam batang tubuhnya berisi hasil munas alim ulama NU di Kota Banjar, Jawa Barat, 27 Februari-1 Maret 2019,” kata Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin pada wartawan di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis 11 April 2019.

Resolusi itu pun berisi suport pada Piagam Persaudaraan Kemanusiaan yang di tandatangani bersama dengan Grand Syaikh Al Azhar Dr Ahmad Ath-Thayyeb serta Paus Fransiskus di Abu Dhabi, 4 Februari 2019.

Dari empat point resolusi itu, dua salah satunya ialah memberi dukungan prinsip-prinsip serta aspirasi-aspirasi universal yang diartikulasikan di hasil munas alim ulama NU, Piagam Persaudaraan Kemanusiaan, serta dokumen-dokumen deklarasi internasional yang sudah diedarkan di lingkungan NU.

Lalu, menghormati setinggi-tingginya beberapa langkah Vatikan, Al Azhar, serta NU dalam menerbitkan dokumen-dokumen itu.

Selain itu, Ketua Pengurus Besar NU KH Said Aqil Siroj menjelaskan, resolusi itu searah dengan prinsip NU menjadi organisasi yang moderat serta toleransi. ”Telah semenjak berdirinya NU. Siapa juga rais aam-nya, siapa juga ketua biasanya, NU tidak akan berubah dari ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah, serta ukhuwah insaniyah,” tuturnya.

Dengan diterimanya resolusi saran PKB dengan sah oleh CDI, kata Said, NU serta PKB sudah memperoleh pernyataan, penghargaan, serta posisi yang definitif dalam arena kancah politik dunia. CDI ialah konsolidasi internasional partai-partai di penjuru dunia dengan anggota lebih dari 151 partai di 70 negara di Eropa, Afrika, Asia Tengah, serta Amerika Latin.

Baca juga : Jurusan di UNS

Awal mulanya, PKB dikatakan menjadi anggota penuh CDI. Surat sinyal keanggotaan CDI itu diantarkan langsung Koordinator CDI untuk Lokasi Asia Pasifik serta Amerika Latin, Cesar Rosello Lopez, di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat 22 Maret 2019.

PKB di terima menjadi anggota penuh CDI sesudah ditetapkan dalam sidang CDI di kantor pusatnya di Brussel, Belgia, pada November 2018

KKP Kembali Tangkap Dua Kapal Ikan Ilegal Berbendera Vietnam

Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP) lewat Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 011 sukses tangkap dua kapal perikanan asing (KIA) berbendera Vietnam di Lokasi Pengendalian Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) Laut Natuna Utara, Selasa (2/4/2019).

Baca juga : Jurusan di UMS

Pelaksana Pekerjaan (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan serta Perikanan (PSDKP), Agus Suherman mengutarakan ke-2 kapal itu tertangkap tangan saat lakukan penangkapan ikan di WPP-NRI tanpa ada diperlengkapi dengan izin dari Pemerintah Indonesia dan memakai alat tangkap dilarang pair trawl.

“Penangkapan dikerjakan pada Selasa (2/4) seputar jam 17.58 WIB atas kapal BV 92468 TS dengan jumlahnya Anak Buah Kapal (ABK) sekitar delapan orang berkewaganegaraan Vietnam serta BV 92467 TS dengan jumlahnya ABK tiga orang masyarakat negara Vietnam,” katanya pada SINDOnews, Rabu (3/4/2019).

Baca juga : Jurusan di UNUD

Sekarang ini, dua kapal serta semua ABK masyarakat negara Vietnam itu dikawal ke arah Unit Pengawasan (Satwas) Natuna, Kepulauan Riau, serta diprediksikan datang pada Kamis (4/4/2019) seputar jam 02.00 WIB. Setelah itu akan dikerjakan proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Hasil dari kontrol awal, kapal-kapal itu disangka melanggar Undang-Undang Nomer 31 Tahun 2004 mengenai Perikanan seperti sudah dirubah dengan Undang-Undang Nomer 45 Tahun 2009 dengan intimidasi pidana penjara sangat lama enam tahun serta denda sangat banyak Rp20 miliar.

Penangkapan dua kapal itu meningkatkan jejeran kapal perikanan ilegal yang sudah sukses diamankan KKP saat 2019. Semenjak Januari sampai sekarang ini, KKP sukses tangkap 23 kapal perikanan ilegal, yang terbagi dalam 18 KIA serta 5 Kapal Perikanan Indonesia (KII). Dari keseluruhan KIA yang diamankan, 11 salah satunya adalah kapal berbendera Vietnam serta 7 yang lain kapal berbendera Malaysia.

DPN Srikandi PP Undang Fitria Elvi Sukaesih dan Hengky Tornando

Dalam rencana memperingati Hari Kartini tahun 2018, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Srikandi Pemuda Pancasila (PP), Sarimaya menggagas satu pekerjaan bersama dengan Tubuh Narkotika Nasional (BNN). Pekerjaan itu berupa Kursus bertopik ’Srikandi Pemuda Pancasila Perduli Generasi Muda Perang Menantang Narkoba’ yang akan diadakan di Club House L’Avenue Apartment, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kursus yang akan dikerjakan pada Minggu 22 April 2018 semenjak jam 13.00 s.d 16.30 WIB ini, tidak hanya mendatangkan narasumber Deputi Bagian Pemberantasan BNN Pusat, Irjen Pol Arman Depari serta Direktur GMDM (Pergerakan Menahan Dibanding Menyembuhkan) Jefri Tommy Tambayong. Srikandi Pemuda Pancasila akan mendatangkan testimoni atau kesaksian sebagian orang yang sempat alami jahatnya penyalahgunaan narkoba, dan testimoni keluarga besar selebritis yang miliki pengalaman memilukan berkaitan masuknya narkoba ke rumah mereka.

Baca juga : Jurusan di UNDIP

Satu diantara yang akan memberi testimoni ialah Fitria Elvie Sukaesih, yang manakah baru saja ini beberapa anggota keluarganya jadi korban keganasan narkoba. Akan didatangkan Hengky Tornando, yang sempat terlilit narkoba serta sekarang telah jadi seseorang pendakwah.

Peringatan Hari Kartini yang dikerjakan DPN Srikandi Pemuda Pancasila dengan mengadakan Kursus Anti Narkoba, pasti ditujukan dalam rencana mengawal misi Srikandi Pemuda Pancasila, untuk isi pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia di saat ini serta waktu yang akan tiba.

”Pekerjaan berat Srikandi Pemuda Pancasila, memang diantaranya ialah membentengi golongan wanita Indonesia terutamanya anggota Srikandi Pemuda Pancasila dari dampak jelek external serta diantaranya yang butuh diprediksi ialah dampak narkoba,” katanya lewat launching yang di terima SINDOnews, Sabtu (21/4/2018).

Untuk itu, semenjak jauh hari DPN Srikandi Pemuda Pancasila ingin lakukan mengantisipasi dari semua peluang. Karenanya ada kursus ini, DPN Srikandi Pemuda Pancasila berkemauan semua wanita di Srikandi Pemuda Pancasila terutamanya serta semua wanita Indonesia biasanya ikut jadi garda paling depan dalam menahan ataupun memerangi penyalahgunaan narkoba.

”Ini dikerjakan, sebab dari tahun ke tahun masalah narkoba di Indonesia tidak sempat surut,” kata Sarimaya.

Tahun 2017, BNN melaunching ada 423 masalah narkoba dengan 597 terduga. Dari 597 terduga, cuma 5 yang berstatus WNA, sesaat yang berstatus WNI sampai 592 orang.

Dari demikian terduga, BNN sukses mengambil alih 236.306 gr Sabu, 108.590 butir ekstasi, 61.363 gr ganja, 4,60 gr heroin, 3,49 kokain, serta banyak narkoba type lainnya. Yang mengagetkan, ada 800 narkoba type baru yang tampil di dunia, 65 salah satunya berada di Indonesia.

Baca juga : Jurusan di UNNES

”Situasi itu yang mengakibatkan DPN Srikandi Pancasila terasa prihatin serta coba berkotribusi menolong negara memerangi narkoba apa pun risikonya,” katanya.

Peran ini, kata Sarimaya, pasti menjadi satu diantara langkah Srikandi Pemuda Pancasila tunjukkan pada bangsa Indonesia begitu utamanya semua komponen Bangsa sama-sama bekerja bersama menghadapi daya rusak narkoba yang mungkin masuk ke lingkungan kita.

”Lebih baik menahan, dibanding menyembuhkan. Mungkin semangat itu yang mengakibatkan DPN Srikandi Pemuda Pancasila pilih melakukan agenda ini, dengan tidak meremehkan pekerjaan positif yang lain,” tutupnya.

Kampanye Akbar, Satukan Suara dan Putihkan Jabar untuk Jokowi-Amin

Arus Baru Muslimah (ABM) mengadakan Kampanye Besar serta Putihkan Karawang bersama dengan capres (Calon presiden) serta cawapres (Calon wakil presiden) Nomer Urut 01 di Stadion Singaperbangsa Karawang, pada Selasa (9/4/2019).

Ada dalam Kampanye Besar serta Putihkan Karawang ini Calon presiden Joko Widodo serta Calon wakil presiden Ma’ruf Amin, Ketua Team Kampanye Nasional (TKN) 01 Erick Thohir serta Ketua Umum Arus Baru Muslimah, Munifah Syanwani.

Baca juga : Jurusan di STKS

Minimal ada 50 ribu partisipan ada dari penduduk seputar, ABM Cirebon, Bekasi, Ciamis, Bogor, Depok, Subang, Indramayu, Garut, Kuningan, Bandung, serta Indramayu. Disemarakkan juga oleh artis Haddad Alwi, Raffi Ahmad, serta Reza Zakarya. Partisipan terlihat ketertarikan ada serta memeriahkan pada Kampanya Besar serta Putihkan Karawang.

Ketua Umum Arus Baru Muslimah, Munifah Syanwani, menyebutkan keinginan acara Kampanye Besar serta Putihkan Karawang ini bisa memberi suport pada pasangan Capres-Cawapres Jokowi serta Ma’ruf Amin di Jawa Barat.

Menurut Munifah, animo serta suport dari penduduk ini ialah cermin begitu Joko Widodo serta Ma’ruf Amin begitu diharapkan agar bisa jadi pemimipin negeri ini sampai 2024 akan datang.

“Hal ini jadi motivasi tertentu buat semua relawan Jokowi serta Ma’ruf Amin untuk selalu berusaha berkampanye putih tanpa ada hoaks, tunjukkan kapasitas serta prestasi Calon presiden serta Calon wakil presiden Nomer urut 01, terangnya.

Semua perjuangan ini tunjukkan jika politik putih tanpa ada hoax, politik kerja akan bangun peradaban serta lebih di terima oleh rakyat. Kemampuan politik Jokowi-KH Ma’ruf Amin pula mendapatkan suport dari beberapa ulama di Jawa Barat.

Munifah menyebutkan, politik Putih berikut yang jadi kemampuan penting Jokowi-Ma’ruf Amin. Politik bangun peradaban, politik putih, politik kerja, politik tanpa ada fitnah serta tanpa ada kecaman, hingga dapat memberi dampak postif serta lebih di terima rakyat. “Kekuatan politik putih Jokowi- Ma’ruf Amin pula mendapatkan suport dari beberapa ulama serta beberapa tokoh lintas agama, ujarnya.

Selain itu, Calon Presiden nomer urut 01 Joko Widodo optimis dapat unggul dalam pengambilan suara di Propinsi Jawa Barat dalam pilpres 2019. Dianya yakini perolehan suaranya bersama dengan Kiai Maruf Amin dapat sampai minimum 60 %.

Dalam kampanyenya di Stadion Berolahraga Singaperbangsa, Jokowi kembali lagi memperingatkan simpatisannya untuk naikkan militansi.

Ditambah lagi tinggal 1 minggu mendekati pencoblosan tanggal 17 April. Jokowi membidik dapat memperoleh nada minimum 50 % sampai 60 %.

”Butuh saya ingatkan 2014, (pasangan) Jokowi-JK di Kabupaten Karawang (menang) 40 %. Tetapi dengan militansi ini hari saya yakini diatas 60 %,” kata Jokowi.

”Siapa yang sepakat tujuan kita minimum 60 (%) tunjuk jari? Jika semangat semacam ini saya pula semangat sekali. Saya yakini insya Allah minimum 60 %,” lanjut ia.

Berarti, kata Jokowi, bisa saja jika 65 % sampai 80 %. Tetapi minimum Jokowi mengharap dapat 60 %. Jokowi lantas menjelaskan supaya pesta demokrasi ini penuh dengan keceriaan. Janganlah ada perasaan ketakutan dari penduduk karenanya ada pesta demokrasi.

Baca juga : Jurusan di UKSW

”Jangan pernah ada yang menakuti, pesimis, jangan pernah ada yang marah-marah. Benar pesta demokrasi ialah keceriaan,” jelasnya.

Paling akhir Jokowi memperingatkan pada 17 April janganlah lupa pilih paslon yang gunakan pakaian putih. ”Tinggal 8 hari, mari kita gerakkan saudara kita untuk kelak tanggal 17 (April) bersama-sama ke TPS, sepakat? Menggunakan pakaian putih sebab yang ingin dicoblos pakaiannya? (putih), nomer kosong satu,” papar Jokowi.

Kejanggalan Teror Christchurch: Pintu Darurat Masjid Tak Bisa Dibuka

Saat teroris bersenjata mulai menyerang masjid Al-Noor, Selandia Baru, Ahmed Alayedy bergegas ke arah pintu keluar darurat paling dekat. Ia yang pertama disana.

”Saya coba buka pintu,” tuturnya. ”Tetapi itu tidak terbuka.”

Alayedy, 30, serta beberapa orang yang selamat dari serangan teroris di Masjid Al-Noor pada 15 Maret lantas memvisualisasikan pada The Associated Press mengenai adegan kebingungan serta teror di pintu satu diantara bagian ruangan salat penting.

Baca juga : Jurusan di UNPAD

Alayedy menjelaskan sangat banyak orang mulai menabraknya ke pintu hingga beberapa tulang rusuknya retak. Korban selamat yang lain, Khaled Alnobani, menjelaskan ia berfikir sekitar 17 orang mungkin sudah meninggal waktu berupaya keluar lewat pintu.

Beberapa penyelidik disangka sudah mengecek skema penguncian listrik baru yang dipasang di pintu darurat masjid itu beberapa waktu sebelum serangan.

Pengelola Masjid Al-Noor menjelaskan seseorang tukang listrik melumpuhkan skema itu satu hari sebelum serangan, walau sebagian dari mereka yang lolos dari serangan menanyakan apa itu yang jadi permasalahannya. Yang pasti, tidak ada yang sukses buka pintu pada siang itu.

Saat aktor serangan teroris, Brenton Harrisoan Tarrant, masuk ke tengahnya ruang, pintu darurat itu ialah hanya satu jalan keluar buat mereka yang berada di dekatnya sampai beberapa orang mulai merusak jendela untuk keluar.

Sekitar 50 orang dibantai oleh Tarrant di Masjid Al-Noor serta Masjid Linwood di Christchurch di hari itu. Dari jumlahnya korban meninggal itu, 42 salah satunya diketemukan di Masjid Al-Noor.

Alayedy serta yang yang lain menjelaskan bila pintu darurat keluar itu terbuka lebar seperti umumnya saat salat Jumat, jadi lebih beberapa orang dapat lolos dari serangan.

Shagaf Khan, presiden Asosiasi Muslim Canterbury yang mengamati masjid, menjelaskan pintu itu tertutup serta terkunci seperti pintu depan satu rumah. Ia menjelaskan itu tidak digembok, walau jamaah mungkin yakin itu dalam situasi kebingungan.

Ia menjelaskan seseorang tukang listrik sudah menguji skema penguncian listrik baru di hari Kamis dan melumpuhkannya untuk salat Jumat. Khan menjelaskan jika untuk buka pintu, seorang butuh memutar tuas.

”Itu cuma kebetulan, serta mungkin cuaca dingin hari itu,” tuturnya. ”Itu bermakna pintunya tidak terbuka lebar seperti umumnya,” katanya.

”Di hari Jumat seperti umumnya, pintunya akan terbuka,” tambah Khan. ”Tetapi di hari Jumat ini, tidak ada yang buka pintu itu.”

Ia sepakat jika lebih beberapa orang akan melarikan diri bila pintu darurat itu terbuka. ”Bila itu betul-betul terbuka, akan gampang buat orang untuk keluar,” tuturnya. “Tapi tidak ada yang siap karena itu. Kami siap melawan kondisi darurat seperti kebakaran atau gempa bumi, serta beberapa orang masih tetap miliki waktu untuk keluar. Ini ialah suatu yang begitu berlainan. Anda tidak masukkan ini ke gagasan darurat Anda.”

Alayedy menjelaskan, dalam kebingungan, ia tidak dapat pastikan apa ia tidak berhasil untuk membalik tuas dengan benar atau ada suatu yang menahan pintu itu untuk dibuka.

Alnobani, katanya, pula berusaha untuk buka pintu serta itu tidak sukses, serta ia terlatih dengan tuas itu. Ia yakin pintu itu terkunci dengan elektronik.

Menurut dia, untuk buka kuncinya cukuplah mendesak tombol di samping pintu. Tetapi, tidak ada yang tahu mengenai skema baru itu.

Khan menjelaskan masjid itu sesuai ketentuan, yang mewajibkan pintu keluar darurat mesti gampang dibuka serta tidak terkunci.

Polisi menjelaskan kontrol dalam tempat insiden masalah ialah sisi dari penyidikan mereka, serta mereka tidak akan memberi komentar saat penyidikan tengah berjalan.

Robert Wright, kepala kesepakatan pembangunan Dewan Kota Christchurch, menjelaskan dalam satu e-mail jika masjid itu sesuai Undang-Undang Bangunan saat serangan serta mempunyai sertifikat yang valid yang diketahui menjadi ”Building Warrant of Fitness”.

Alayedy menjelaskan, di hari penyerangan, ia dengarkan khotbah Imam Gamal Fouda serta dengar enam sampai tujuh tembakan. Ia menduga itu ialah permasalahan listrik sebelumnya, tapi lalu dengar teriakan serta ia lari ke pintu.

”Semua saudara hadir di belakang keduanya, diatas keduanya,” tuturnya. Sebab tidak dapat buka pintu, sambungnya, ia coba memukul potongan kaca heksagonal dibagian bawah pintu. Saat itu tidak sukses, ia menggerakkan lututnya, merusak kaca, dan menendangnya. Ia merangkak serta lari supaya selamat.

Baca juga : Jurusan di IPB

Alayedy, seseorang koki dari Yordania yang geser ke Selandia Baru sembilan tahun yang lantas, menjelaskan ia pikirkan keluarganya, yaitu istrinya yang tengah hamil, putranya yang berumur tiga tahun serta bayi wanita yang mereka harap lahir dalam beberapa minggu ke depan kembali di dalam rumah mereka waktu ia lari.

Di belakang masjid, Alayedy menjelaskan jika ia mulai menolong orang untuk melarikan diri dari pagar tapi tidak dapat menanganinya sendiri sebab tulang rusuknya terluka. Orang yang selamat yang lain memberi rute pelarian ke-2 di dekat pintu dengan merayap lewat jendela dengan lengan memutari matanya.

Korban selamat lainnya, Tarik Chenafa, menjelaskan ia dengar tat-tat-tat-tat-tat serta langsung tahu itu ialah senjata semi-otomatis. Dia paham itu sebab dua tahun melakukan harus militer di Aljazair. ”Saya ketahui seorang akan tiba untuk membunuh kita,” tuturnya.

Alnobani menjelaskan saat ia pertama-tama hadir ke masjid di hari Jumat, ia lihat pintu samping ditutup serta memperhitungkan untuk membukanya, tapi lalu lihat ada banyak jamaah yang lebih tua. Menurut dia, saat itu situasi di luar cukup dingin serta berangin bila ia tinggalkan beberapa jamaah itu sendirian.

Alnobani menjelaskan ia pula sukses merangkak lewat kaca pintu yang pecah serta lari. Ia kembali untuk menolong selamatkan seseorang anak lelaki yang didorong ayahnya lewat celah-celah dan menolong sang bapak itu.

“Saya coba selamatkan anak itu, serta saya fikir mungkin saya kehilangan nyawa. Tapi saya cuma sendirian, ”tuturnya. ”Ia (bapak anak itu) kehilangan semakin banyak dibanding saya. Saat ia coba menolong orang ke-3 lewat sela, pria itu tertembak,” kata Alnobani.

Masih tetap menurut Alnobani, teroris bersenjata itu berjalan keluar dari masjid untuk ambil senjata lainnya dari mobilnya. Teroris itu lalu menembaki dianya. Tapi ia sukses melarikan diri dan membawa dua orang yang terluka ke rumah sakit.

Teroris bersenjata itu melakukan tindakan cepat, memotong jalan beberapa orang di ke-2 bagian masjid. Disamping yang bersimpangan dari pintu tertutup, beberapa jamaah sukses melarikan diri, tapi pria bersenjata itu pula membunuh beberapa orang lainnya saat mereka berusaha untuk melarikan diri.

”Serta ia sebetulnya berdiri di belakang mereka, serta ia menembak, menembak, menembak serta menembak,” kata Imam Fouda pada AP sesudah serangan itu. ”Tragedi. Tragedi.”

Teroris bernama Brenton Harrison Tarrant, seseorang pria Australia berumur 28 tahun, sudah didakwa lakukan pembunuhan atas serangan itu. Ia akan kembali didatangkan di pengadilan pada 5 April akan datang.

Chenafa akui ia masih tetap susah, bingung serta susah tidur. Ia tidak tahu mesti yakin apa mengenai teka-teki pintu itu. ”Akan terdapat beberapa yang menanti untuk mencari tahu kebenarannya,” tuturnya.

Survei Charta Politika: Sosok HT dan Program Nyata Jadi Alasan Perindo Banyak Dipilih

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) jadi satu diantara unsur buat penduduk untuk pilih partai nomer urut 9 itu di Penentuan Legislatif (Pileg) 2019.

Baca juga : Jurusan di UNIPA

Direktur Penelitian Charta Politika, Muslimin mengatakan sekitar 17,5% penduduk pilih Perindo sebab tertarik dengan profil Hary Tanoesoedibjo (HT) serta disusul dengan program yang di tawarkan.

“17,5 % sebab profil Hary Tanoesoedibjo, ke-2 sebab program partai dengan 10 % serta 10 % sebab mengangkat Capres-Cawapres, Jokowi serta Ma’ruf Amin,” tutur Muslimin dalam launching survey bertopik “Pileg 2019: Pemilu yang terlewatkan?” di lokasi Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Lalu, fakta setelah itu pilih Partai Perindo sebab tertarik dengan program partai. Untuk didapati, Partai Perindo sendiri mempunyai beberapa program partai yang langsung bersentuhan dengan penduduk. Dari mulai pekerjaan pengasapan (Fogging), Bazar sembako murah, sampai program kesehatan mata buat lanjut usia.

Lantas, kata Muslimin untuk tingkat kemantapan pilihan penduduk pada parpol, untuk Partai Perindo telah sampai di angka 60%. “Perindo cukuplah cepat dikenalnya sebab telah di atas 50 %,” kata ia.

Baca juga : Jurusan di IKJ

Mengenai, survey Charta Politika dikerjakan pada 19-25 Maret 2019 dengan lewat interviu tatap muka dengan cara langsung dengan memakai quesioner tersusun.

Jumlahnya sampel sekitar 2.000 responden, yang menyebar di 34 Propinsi. Survey ini memakai cara acak bertingkat (multistage acak sample) dengan margin of error ± (2,19%) pada tingkat keyakinan 95%.